Ekonomi

Percepatan Digitalisasi, BI Nilai Perlu Keseimbangan Kebijakan

INDOPOSCO.ID – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai diperlukan keseimbangan kebijakan antara inovasi untuk mempromosikan inklusi keuangan digital dan mengelola risiko yang muncul di tengah percepatan digitalisasi.

“Pembuat kebijakan perlu menjawab bahwa risiko yang muncul dapat dimitigasi,” kata Perry dalam International Seminar on Digital Transformation for Financial Inclusion di Jakarta, Rabu (11/5).

Dengan langkah tersebut, digitalisasi bisa menjadi game changer dalam upaya pemulihan ekonomi dari tantangan untuk membangun lebih banyak inklusivitas pada ekonomi dan keuangan di Indonesia.

Baca Juga : Pekan Ini, BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Rp8,23 Triliun

Menurut dia, terdapat sejumlah tantangan untuk mempromosikan UMKM dan transformasi digital, seperti kurangnya kemampuan ekonomi, literasi keuangan dan digital, serta terbatasnya akses ke teknologi digital dan infrastruktur.

Oleh karena itu, program inklusi keuangan BI untuk masyarakat rentan mengintegrasikan kegiatan ekonomi dan program inklusi keuangan, yang meliputi tiga langkah penting.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button