Ekonomi

Rusia Longgarkan Aturan Pembelian Valuta Asing Saat Rubel Reli

INDOPOSCO.ID – Rusia akan melonggarkan langkah-langkah pengendalian modal sementara yang bertujuan membatasi penurunan rubel dengan mengizinkan individu membeli mata uang asing tunai dan juga akan menghapus komisi buat membeli valas melalui perantara, kata bank sentral Jumat (8/4/2022).

Rubel telah rebound di Bursa Moskow dari rekor terendah pada Maret ke level yang terlihat sebelum 24 Februari, ketika Rusia memulai apa yang disebutnya “operasi militer khusus” di Ukraina, karena langkah-langkah pengendalian modal mencekik permintaan valas.

Rebound cepat dalam rubel menimbulkan kekhawatiran tentang dampak ekonomi dan keuangan karena analis telah memperingatkan bahwa rubel yang bergejolak dan kuat dapat menimbulkan ancaman bagi pendapatan Rusia dari penjualan komoditas di luar negeri untuk mata uang asing.

Bank sentral mengatakan bank-bank akan diizinkan untuk menjual uang tunai mata uang asing kepada individu mulai 18 April tetapi hanya uang kertas yang mereka terima tidak lebih awal dari pada 9 April.

Bank sentral juga menghapus persyaratannya bagi bank untuk membatasi kesenjangan antara harga yang mereka tawarkan untuk membeli dan menjual valuta asing. Tapi bank sentral merekomendasikan bank menjual valas ke perusahaan yang berfokus pada impor dengan harga tidak lebih dari dua rubel di atas harga pasar.

Bank sentral mengatakan individu akan diizinkan untuk menarik tidak hanya dolar tetapi juga euro dari rekening mereka mulai 11 April, tetapi mempertahankan jumlah maksimum yang dapat ditarik hingga 9 September setara dengan 10.000 dolar AS.

Pemulihan cepat rubel telah menimbulkan keraguan tentang daya tahan kenaikannya. Siapa pun yang mencoba membeli mata uang asing secara daring di bank di Rusia atau secara ilegal di gerai valuta asing, atau yang membeli barang dan jasa secara daring dalam mata uang asing akan mendapati nilai sebenarnya jauh lebih buruk.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button