Ekonomi

Perang Rusia-Ukraina Picu Harga Semen Naik

INDOPOSCO.ID – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menyatakan bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik di Eropa telah membuat lonjakan tinggi pada harga batu bara dan minyak, sehingga tidak bisa dihindarkan berdampak pada kenaikan harga semen.

“Sebagai akibatnya, kami harus menaikkan harga jual semen kami, baik kantong maupun curah di pertengahan bulan Maret 2022 sebagai usaha untuk meneruskan sebagian beban kenaikan biaya energi dan minyak tersebut,” kata Direktur Utama (Dirut) Indocement Christian Kartawijaya pada konferensi pers PT Indocement secara daring, yang diikuti di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat sore.

Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia dengan produknya bernama “Tiga Roda”.

Baca Juga : Sulawesi Utara Ekspor Semen ke Tiga Negara

Saat ini Indocement dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan sekitar 5.000 orang.

Indocement mempunyai 13 pabrik dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 25,5 juta ton semen.
Sebanyak 10 pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat, dua pabrik di Kompleks Pabrik Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Didampingi Direktur SDM Anthonius Marcos, ia mengemukakan bahwa tahun 2022 dimulai dengan meningkatnya kekhawatiran COVID-19 varian Omicron yang telah menjadi nyata ketika puncaknya terjadi pada Februari lalu, namun sejak itu kasus harian baru terus menurun diikuti dengan perubahan pada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Lalu, disusul meningkatnya ketegangan geopolitik di Eropa, yakni perang antara Rusia dan Ukraina, sehingga telah membuat lonjakan tinggi pada harga batu bara dan minyak.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button