Ekonomi

Kekhawatiran Konflik Rusia-Ukraina Meningkat, Penguatan Euro Gagal

INDOPOSCO.ID – Penguatan euro gagal dan dolar menerima dorongan safe- haven pada perdagangan terakhir Senin (21/2/2022) durasi setempat, setelah Kremlin mengatakan tidak ada rencana konkret untuk pertemuan puncak mengenai Ukraina antara presiden Rusia dan AS.

Laporan akhir pekan bahwa Vladimir Putin dan Joe Biden pada prinsipnya telah sepakat untuk membahas kemungkinan menemukan jalan keluar dari krisis militer terbesar di Eropa dalam beberapa dekade telah mendorong investor untuk dengan hati-hati membeli saham dan euro dan menarik modal menjauh dari tempat perlindungan yang aman seperti yen dan surat utang pemerintah.

Namun berita terbaru, bersama dengan laporan bentrokan perbatasan, mendorong investor untuk berlindung.

“Ketegangan semakin tinggi,” kata Kenneth Broux, ahli strategi valas di Societe Generale, seperti dikutip Antara, Selasa (22/2/2022).

Baca Juga : Tembakan Mortir dari Ukraina Hancurkan Pos Perbatasan Rusia

Terhadap mata uang safe-haven franc Swiss, mata uang euro merosot setengah persen ke level terendah tiga minggu di 1, 0384 franc per euro.

Terhadap greenback, euro, yang naik 0,6 persen pada satu tahap selama awal perdagangan London, perlahan-lahan meninggalkan kenaikan itu dan naik sedikit 0,1 persen pada 1,1336 dolar AS.

Pasar AS ditutup pada Senin (21/2/2022) untuk liburan Hari Presiden.

Dinas keamanan FSB Rusia mengatakan sebuah peluru yang ditembakkan dari wilayah Ukraina telah menghancurkan sebuah pos penjaga perbatasan, sementara pihak berwenang Ukraina memperingatkan bahwa para peretas sedang bersiap untuk melancarkan serangan besar-besaran terhadap lembaga pemerintah, bank, dan sektor pertahanan pada Selasa.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button