Ekonomi

Rupiah Melemah Seiring Tingginya Ekspektasi Naiknya Suku Bunga The Fed

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ditutup melemah, seiring semakin tingginya ekspektasi pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed).

Rupiah sore ini ditutup melemah 28 poin atau 0,2 persen ke posisi Rp14.364 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.336 per dolar AS.

“Kalau saya melihat memang ada dua isu yang jadi pemberat ke rupiah. Yang pertama itu memang datang dari kasus Covid-19 yang kemarin mencapai 1.300 kasus dalam satu hari, sementara vaksin booster mulai dibagikan ke masyarakat,” kata analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia saat dihubungi di Jakarta, Rabu (19/1/2022), seperti dikutip Antara.

Sedangkan isu yang kedua yang menjadi perhatian pelaku pasar, lanjut Nikolas, adalah pergerakan dolar AS yang kembali naik.

Baca Juga : Rupiah Melemah Jelang Rilis Neraca Perdagangan Desember

Efek kenaikan dolar AS tersebut mengindikasikan semakin tinggi harapan para pelaku pasar bahwa suku bunga akan naik pada Maret 2022 nanti.

“Dengan optimisme yang terus berkembang tersebut membuat nilai dolar AS menguat dan memberikan tekanan pada nilai rupiah,” ujar Nikolas.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button