Ekonomi

Pakar: NFT Peluang Usaha Baru tapi Ada Risikonya

INDOPOSCO.ID – Pakar Budaya dan Komunikasi Digital Universitas Indonesia, Dr Firman Kurniawan mengatakan kehadiran Non-Fungible Token atau NFT selain membuka peluang berkreasi baru di ranah digital, juga tak lepas dari risiko digital yang mengintai di belakangnya.

Firman kepada ANTARA, Jumat, mengatakan ketika berbicara tentang blockchain, NFT, crypto adalah tentang informasi dan nilai yang diberikan pada informasi tersebut.

Apakah jejaring mengapresiasi informasi yang diproduksi dan distribusi seseorang dengan nilai tinggi sehingga patut diteruskan, atau nilai yang tak penting sehingga patut diabaikan, sangat dipengaruhi oleh penilaian masyarakat dalam jejaring.

“Hal apa yang harus diantispasi ketika budaya manusia telah berupa sehingga seperti itu : informasi adalah komoditas yang berharga. Sesuatu yang tampak tak penting di dunia nyata, misalnya foto diri yang kita pajang tanpa tujuan tertentu, bisa punya nilai menakjubkan ketika didistribusikan di ruang dan waktu baru, semesta digital,” kata Firman, seperti dikutip Antara, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga : On Us Asia Akuisisi Ananta Kreasi Indonesia 51 Persen

“Keadaan di atas di satu sisi menciptakan peluang baru dalam penciptaan nilai. Baik nilai ekonomi, sosial, politik dan budaya. Ini pada gilirannya memberikan kesempatan menciptakan ruang-ruang kreasi baru. Namun di satu lain, informasi yang jadi berharga bisa jadi ancaman keamanan baru bagi seseorang. Bukankah sesuatu yang bernilai, menimbulkan kompetisi legal maupun ilegal untuk menguasainya?” imbuhnya.

Menilik fenomena Ghozali Ghozalu yang menjadi viral karena kebiasaannya melakukan swafoto dan diunggah di marketplace NFT, OpenSea, Firman mengatakan hal itu menjadi sebuah contoh dimana swafoto yang di dunia nyata mungkin tak memiliki nilai, namun ketika diedarkan di semesta digital menjadi bernilai.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button