Ekonomi

IHSG Diprediksi Bergerak Moderat Menanti Keputusan The Fed

INDOPOSCO.ID – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (14/12) diprediksi bergerak moderat seiring pelaku pasar yang menanti keputusan The Fed pada pertemuan terakhir tahun ini.

IHSG pagi ini dibuka menguat 2,51 poin atau 0,04 persen ke posisi 6.665,38. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,51 poin atau 0,16 persen ke posisi 945,22.

“Indeks saham di Asia pagi ini Selasa dibuka variatif setelah indeks saham utama di Wall Street semalam berakhir melemah dengan DJIA dan SP 500 mencatatkan penurunan harian terbesar dalam hampir dua minggu,” tulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (14/12), dikutip dari Antara.

Baca Juga : IHSG Diproyeksikan Naik Seiring Tenangnya Pasar Hadapi Omicron

Imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury note) bertenor 10 tahun turun 7 bps menjadi 1,42 persen. Investor mempersiapkan diri menghadapi hasil keputusan pertemuan kebijakan terakhir The Federal Reserve untuk tahun ini serta rilis sejumlah data ekonomi AS, terutama penjualan ritel dan housing starts.

The Fed diprediksi akan mengumumkan percepatan pengurangan (tapering) program pembelian obligasinya sehingga membuka pintu bagi jadwal kenaikan suku bunga acuan yang lebih awal.

Penjualan ritel AS pada November diramalkan tumbuh 0,8 persen (mom) setelah tumbuh 1,7 persen pada Oktober. Sementara housing starts diperkirakan tumbuh 3,3 persen (mom).

Kekhawatiran mengenai varian Omicron masih jadi faktor pemberat kenaikan indeks saham global setelah Inggris melaporkan kasus kematian pertama akibat varian Omicron. Selain itu, muncul keragu- raguan baru mengenai efektivitas vaksin yang tersedia terhadap varian Omicron.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button