Ekonomi

Rupiah Lanjut Menguat Ditopang Meredanya Kekhawatiran Varian Baru

INDOPOSCO.IDNilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (8/12) pagi bergerak menguat masih ditopang sentimen meredanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap varian baru Covid-19 Omicron.

Rupiah pagi ini bergerak menguat 30 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp14.348 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.378 per USD.

Nilai tukar rupiah kemungkinan masih bisa mempertahankan penguatannya terhadap dolar AS setelah kemarin kembali masuk ke bawah Rp14.400,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Rabu (8/12).

Baca Juga : Pemerintah Antisipasi Kasus Omicron Tanpa Perjalanan Ke Luar Negeri

Menurut Ariston, meredanya kekhawatiran pasar terhadap dampak varian Omicron masih menjadi katalis penguatan rupiah hari ini.

“Minat pasar terhadap aset berisiko terlihat meninggi. Indeks saham global terlihat menguat,” ujar Ariston seperti dikutip Antara, Rabu (8/12).

Data neraca perdagangan China pada November yang menunjukkan kenaikan ekspor dan impor mungkin memberikan sentimen positif ke aset berisiko. Kenaikan ekspor dan impor artinya ekonomi China masih dalam tren pemulihan.

Baca Juga : IHSG Diprediksi Naik Seiring Meredanya Kekhawatiran terhadap Omicron

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button