Solusi Instan Finansial Millenial dan Gen Z

INDOPOSCO.ID – Milenial dan gen Z memiliki gaya pengelolaan keuangan yang berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya. Mereka memiliki dilema finansial terkait simpanan masa depan dan proteksi.
Ada tiga istilah yang kerap didengar dari generasi tersebut yaitu Yolo, Fomo dan Sandwich Generation.
Yolo (you only live once) atau bisa disebut menikmati hidup tanpa mengkhawatirkan masa depan. Sementara Fomo (fear of missing out) alias ketakutan ketinggalan tren.
Sedangkan Sandwich Generation yaitu posisi di mana harus menanggung finansial dari orang tua, dirinya sendiri dan anak-anak mereka.
Membantu menjawab dilema tersebut, Generali Indonesia luncurkan platform digital baru ALIVE powered by Generali yang memberikan manfaat proteksi dengan 110 persen premi kembali.
Acara peluncuran ALIVE powered by Generali secara virtual dilakukan, Kamis (26/8) dan dihadiri oleh Chief Executive Officer (CEO) Edy Tuhirman, yang didampingi Chief Marketing Officer, Vivin A. Gautama dan selebriti milenial, Nana Mirdad.
Generali menawarkan proteksi instan dengan fitur pengembalian premi yang dipasarkan secara online, hadir membantu menjawab dilema finansial para millenial dan gen Z dengan kemudahan dan manfaat unggulan.
Memberikan proteksi jiwa selama 10 tahun dan fitur unggulan yaitu 110 persen pengembalian dari dana yang disimpan, untuk rencana apapun di masa depan jika tidak terjadi klaim, premipun terjangkau sesuai usia.
Bebas pilih tempo pembayaran mulai dari 4 sampai dengan 10 tahun, serta jadwal pembayaran, bulanan hingga tahunan. Anti ribet, pembelian melalui website www.alive.generali.co.id, hanya kurang dari 5 menit, perlindungan langsung berlaku secara instan.
“Melalui platform digital ALIVE powered by Generali, nasabah bisa mendapatkan solusi instan dengan manfaat 2 in 1, yaitu proteksi dan persiapan dana masa depan dalam bentuk pengembalian premi 110 persen,” kata Edy Tuhirman, Kamis (26/8/2021).
Proses 100 persen dilakukan secara digital dan bisa dilakukan kapan saja, di mana saja oleh siapa saja di seluruh Indonesia dengan hanya menggunakan ponsel.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang terlindungi di tengah risiko hidup yang semakin tinggi dan bisa memiliki kepastian dana cadangan di masa depan,” jelasnya. (arm)