Ekonomi

Kemenkop dan UKM Susun Strategi Besar Peran LPDB-KUMKM

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 memberikan tantangan yang begitu besar kepada koperasi dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dari sektor koperasi dan UMKM permasalahan yang menjadi tantangan terbesar adalah permodalan atau pembiayaan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki dalam keterangan, Minggu (22/8/2021).

Dia mengatakan, sejumlah program digulirkan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) agar koperasi dan UMKM naik kelas. Salah satunya pembiayaan untuk koperasi dan UMKM yang mudah.

Selian itu, lanjut Teten, skema pinjaman sesuai karakteristik dari LPDB-KUMKM sangat membantu koperasi. “Kami bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menyusun strategi atau peran baru yang lebih besar untuk LPDB-KUMKM,” ucapnya.

Ia menuturkan, rencana besar lainnya bersama Kemenkeu adalah mensinergikan lembaga pembiayaan untuk UMKM. Sebab, saat ini LPDB-KUMKM ditempatkan sebagai pembiayaan untuk agregator.

“Agregator di sini koperasi, jadi peran LPDB-KUMKM membiayai agregator, membiayai offtaker pembiayaan dari perbankan bisa masuk ke sektor tier atau sektor pertanian, peternakan, perikanan yang saat ini relatif kecil,” terangnya.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menambahkan, LPDB-KUMKM diminta untuk hadir menjadi salah satu buffer ekonomi kepada koperasi dengan tetap komitmen menyalurkan Rp1,6 triliun dana bergulir. Padahal di 2021 ini negara tengah menghadapi pandemi.

Menurut dia, pihaknya terus mengimplementasikan lima strategi percepatan penyaluran untuk pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. Di antaranya percepatan perluasan penyaluran melalui komunitas. Lalu, melakukan fleksibilitas layanan dengan memberikan tarif murah, pemberian grace period.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button