Ekonomi

Harga Emas Anjlok 13,7 Dolar, Investor Takut Fed Kurangi Kebijakan Ekspansif

INDOPOSCO.ID – Harga emas kembali tergelincir pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), memperpanjang penurunan untuk hari kedua beruntun, karena beberapa investor khawatir Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat (AS) dapat menguraikan jalan untuk mengurangi kebijakan moneter ekspansifnya dalam pertemuan dua hari pekan ini.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, anjlok 13,7 dolar AS atau 0,73 persen menjadi ditutup pada 1,865,90 dolar AS per ounce. Akhir pekan lalu, Jumat (11/6/2021), emas berjangka jatuh 16,8 dolar AS atau 0,89 persen menjadi 1.879,60 dolar AS.

Harga emas berjangka naik tipis 0,9 dolar AS atau 0,05 persen menjadi 1.896,40 dolar AS pada Kamis (10/6)​​​​​​, setelah terdongkrak 1,1 dolar AS atau 0,06 persen menjadi 1.895,50 dolar AS pada Rabu (9/6), dan merosot 4,4 dolar AS atau 0,23 persen menjadi 1.894,40 dolar AS pada Selasa (8/6).

Phillip Streible, Kepala Strategi Pasar di Blue Line Futures di Chicago, mengatakan mungkin ada beberapa likuidasi emas menjelang pertemuan kebijakan Fed, yang dimulai pada Selasa (15/6) waktu setempat, dikutip dari Antara.

“Ada kemungkinan bahwa Fed mungkin mengindikasikan bahwa mereka akan mulai melakukan tapering (pengurangan pembelian obligasi), yang akan membebani emas,” kata Streible.

The Fed sudah dalam proses “menghapus” likuiditas dari sistem dan itu juga akan membebani emas, tambahnya, mengacu pada lonjakan kemunduran dalam volume pembelian kembali Federal Reserve minggu lalu.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button