Ekonomi

Genjot Perekonomian Dalam Negeri, Bea Cukai Gencar Berikan Kemudahan para Pelaku Usaha

INDOPOSCO.ID – Dalam rangka mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional serta peningkatan potensi ekonomi dalam negeri, Bea Cukai terus berupa memberikan kemudahan melalui pemberian fasilitas dan asistensi bagi para pelaku usaha. Kemudahan tersebut ditawarkan agar dapat menstimulus kegiatan produksi para pelaku usaha sehingga dapat menggerakan perekonomian.

Bea Cukai Kudus memberikan fasilitas Kawasan Berikat Mandiri kpada PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia (SAMI) Jepara Factory.

“Saat ini telah terdapat enam kawasan berikat mandiri di bawah pengawasan Bea Cukai Kudus,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Gatot Sugeng Wibowo.

Direktur PT. SAMI, Mansur Isnaeni mengatakan, pihaknya menyatakan bahwa fasilitas Kawasan Berikat Mandiri akan sangat membantu proses bisnis perusahaan.

“Fasilitas Kawasan Berikat Mandiri sangat membantu perusahaan kami terkait kelancaran proses keluar masuk barang karena saat ini perusahaan kami dituntut untuk berproduksi 24/7,” kata dia.

Pemberian fasilitas kepabeanan juga diberikan oleh Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY yang berkolaborasi dengan Bea Cukai Purwokerto.

“Kami memberikan fasilitas kawasan berikat kepada PT Purnama Asih Surya Indonesia yang bergerak di bidang garmen di daerah Banjarnegara,” ungkap Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah DIY, Amin Tri Sobri.

“Selain meningkatnya volume ekspor, kami yakin bahwa dengan fasilitas ini dapat membawa manfaat khususnya di perusahaan kami dan bagi kabupaten banjarnegara pada umumnya, seperti penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan kegiatan ekonomi di lingkungan pabrik,” ujar Moon Hyung Joo yang hadir secara daring selama pemaparan proses bisnis berlangsung. PT PASI sendiri merupakan perusahaan yang berdiri sejak 2020 dan hingga saat ini memiliki 644 tenaga kerja.

Dengan hadirnya fasilitas kawasan berikat, PT PASI diproyeksikan mampu menyerap hingga 2 ribu tenaga kerja.

Tidak hanya memberikan fasilitas, upaya asistensi juga dilakukan Bea Cukai Kanwil Jawa Tengah DIY dengan menggelar kelas fasilitas bagi pengusaha penerima fasilitas kawasan berikat.

Dalam kelas fasilitas yang membahas syarat dan janji layanan perubahan izin ini, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto mengatakan bahwa pemerintah memberikan relaksasi bagi pengusaha Kawasan Berikat antara lain dengan perluasan izin produksi. Hal ini dimaksudkan agar industri tetap berjalan dan pasokan barang terjaga.

Sementara itu Kepala Seksi Perizinan dan Fasiltas I, Cahya Nugraha yang menjadi narasumber menjelaskan mengenai hal-hal berkaitan dengan perubahan izin Kawasan Berikat. Cahya menyebut bahwa pada tahun 2020 terdapat 99 jenis permohonan perubahan izin KB. 61 di antaranya adalah permohonan perubahan jenis hasil produksi yang merupakan penyesuaian akibat pandemi Covid-19.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button