Ekonomi

Luhut Panen Perdana Kentang di Humbang Hasundutan

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan panen perdana tanaman kentang di kawasan lumbung pangan (food estate) di Desa Ria-Ria, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Selasa (23/3).

“Kita sudah melakukan kegiatan panen dan hari ini saya ingin memastikan langkah yang harus kita ambil ke depan. Hasil dari panen tadi menurut Pak Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian) itu di atas rata-rata nasional, jadi hasilnya sangat baik padahal itu baru panen musim tanam pertama,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Dalam kegiatan panen perdana tanaman hortikultura kentang ini, Menko Luhut turut didamping Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Nani Hendiarti dan Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, serta sejumlah pejabat lainnya.

Berita Terkait

Food estate di Humbang Hasundutan sendiri diharapkan akan menjadi percontohan korporasi pertanian khusus hortikultura. Selain kentang yang sudah panen di musim tanam pertama, rencananya akan ditanam pula bawang merah, bawang putih, hingga jagung pada musim tanam selanjutnya.

“Ini ternyata tidak sampai satu tahun sudah begini (kemajuannya). Ini karena teamwork, mulai dari bupati, gubernur, hingga masyarakat. Bahwa mungkin ada yang tidak terlalu berhasil, Pak Syahrul mengatakan ada 12 persen yang belum terlalu bagus dan 70 itu sudah rata-rata nasional sehingga jika di ambil rata-rata tetap lebih bagus hasil panen perdana ini,” bebernya.

Menko Luhut menuturkan bersama dengan Menteri PUPR dan Menteri Pertanian telah melihat lokasi pembangunan pusat riset.

“Kita harapkan dalam dua tahun dari sekarang pusat riset tersebut sudah bisa menghasilkan benih varietas yang cocok untuk di sini. Kami bekerja keras untuk itu, kalau ini jadi semua kita berharap tahun ini 1.000 hektare yang akan digarap. Kemudian land clearing di lahan 1.500 hektar dan kita berharap tahun depan bisa lebih dari 3.500-4.000 hektare yang telah terolah,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button