• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Covid-19 Australia: Sydney Diperketat, Canberra Akan ‘Lockdown’

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 12 Agustus 2021 - 22:15
in Internasional
indoposco

Seorang penumpang duduk di halte trem di jalan pusat kota yang hampir kosong di Melbourne, Australia, Jumat (16/7/2021), pada hari pertama penguncian saat Negara Bagian Victoria berusaha membatasi penyebaran penyakit virus corona (Covid-19). Foto: Antara/Reuters/Sandra Sanders/aww/cfo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tentara tambahan akan dikerahkan untuk memastikan kepatuhan warga pada aturan pembatasan Covid-19 di Sydney, sementara Canberra akan memasuki masa penguncian (lockdown).

Ibu kota Australia, Canberra, 260 km barat energi dari Sydney, mengumumkan akan memulai penguncian selama sepekan mulai Kamis petang setelah melaporkan kasus penularan lokal pertama dalam setahun terakhir.

BacaJuga:

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

“Kami sedang memastikan segala hal berjalan baik dengan pengerahan sumber daya (militer) tambahan itu,” kata pemimpin New South Wales( NSW), Gladys Berejiklian, kepada pers di Sydney, ibu kota negara bagian itu.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Peter Dutton mengatakan pemerintah NSW telah mengindikasikan akan secara resmi segera meminta tambahan tentara.

Sebesar 580 tentara tak bersenjata kini membantu polisi menegakkan perintah karantina di rumah bagi keluarga terdampak di kawasan pinggiran Sydney, kota terpadat di Australia, yang dilanda wabah terparah.

Sejumlah kota regional di NSW juga telah diperintahkan untuk menerapkan lockdown setelah ditemukan kasus baru, yang menambah kekhawatiran bahwa virus telah menyebar tak terkendali.

Meski telah menjalani penguncian selama tujuh pekan, kasus baru di Sydney terus mendekati rekor.

NSW pada Kamis melaporkan penambahan 345 kasus penularan lokal, kebanyakan berasal dari Sydney, naik dari 344 pada hari sebelumnya.

Aturan lockdown diperketat di tiga daerah setingkat kecamatan di Sydney, membatasi pergerakan warga dalam radius 5 km dari rumah mereka.

Pejabat NSW juga melaporkan dua kematian akibat COVID- 19, keduanya pria berusia 90- an tahun, sehingga jumlah kematian di negara bagian itu mencapai 36 orang.

Sebanyak 374 pasien masih dirawat di rumah sakit, 62 di antaranya dirawat intensif, termasuk 29 pasien yang menggunakan ventilator.

Sementara itu, Victoria pada Kamis melaporkan penambahan 21 kasus penularan lokal, naik dari 20 sehari sebelumnya, ketika lima juta warga Melbourne, ibu kota negara bagian itu, bersiap memasuki masa penguncian pekan kedua.

Dari 21 orang dalam kasus baru itu, enam di antaranya beraktivitas di luar saat terinfeksi.

Otoritas mengatakan jumlah orang terinfeksi yang masih beraktivitas harus diturunkan mendekati nol kasus sebelum aturan lockdown dilonggarkan.

Penguncian Melbourne akan diperpanjang sepekan lagi hingga 19 Agustus.

Australia sedang berjuang menghadapi penyebaran varian Delta virus corona yang sangat menular. (mg1)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: Australiacovid-19lockdown

Berita Terkait.

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15
KBRI
Internasional

Perkuat Kemitraan, Menlu Kanada Hadiri Perayaan Hari ASEAN ke-59 di KBRI Ottawa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:02
toys
Internasional

Buka Akses Pasar Lebih Luas, Art Toys Indonesia Incar Pasar Korea Selatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1127 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1380 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.