• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Menakar Langkah Pramono Susuri 44 Kecamatan, Mampukah Birokrasi Lebih Responsif?

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 5 November 2026 - 10:43
in Megapolitan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar Rapat Terbatas di Kantor Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa (3/11/2026). Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar Rapat Terbatas di Kantor Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa (3/11/2026). Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keputusan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar rapat langsung di 44 kecamatan selama tiga bulan ke depan dinilai bukan sekadar agenda administratif. Langkah ini menjadi strategi membenahi komunikasi birokrasi sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan masyarakat yang selama ini kerap terhambat panjangnya rantai koordinasi.

Pemerhati Kebijakan Kota, Zulfikar Marikar, menilai pendekatan tersebut menjadi momentum mendekatkan pengambilan keputusan dengan persoalan nyata di lapangan. Menurutnya, panjangnya hierarki birokrasi Jakarta kerap membuat persoalan di tingkat kelurahan dan kecamatan terlambat diketahui pimpinan daerah.

BacaJuga:

Tekan Tawuran, Pramono Berencana Bangun Ring Tinju di Manggarai

Asah Potensi Siswa, Marching Band SD Rorotan Tampil di Kejurnas Tangerang

Sidang Jokowi Bikin Damkar Putar Balik, Pramono Bilang Begini

“Persoalan di tingkat wilayah tidak selalu membutuhkan proses birokrasi yang panjang. Ketika gubernur hadir langsung, informasi dari lapangan bisa diterima secara utuh sehingga keputusan dan koordinasi penanganannya dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Zulfikar melalui gawai, Kamis (5/11/2026).

Ia menjelaskan, langkah tersebut memiliki landasan regulasi yang kuat. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah memberikan kewenangan kepada gubernur untuk membina dan mengawasi perangkat daerah. Ketentuan itu diperkuat UU Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta serta PP Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan.

“Secara regulasi, gubernur memiliki kewenangan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap perangkat daerah. Karena itu, kehadiran gubernur di tingkat kecamatan merupakan langkah yang memiliki dasar hukum dan dapat dimanfaatkan untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih efektif,” katanya.

Zulfikar juga menilai pendekatan Pramono sejalan dengan konsep Management by Walking Around yang dipopulerkan Tom Peters dan Robert H. Waterman melalui buku In Search of Excellence pada 1982. Konsep ini menekankan pentingnya kehadiran pemimpin di tengah pelaksana pekerjaan untuk memahami kondisi riil dan hambatan di lapangan.

“Pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan laporan di atas meja. Ia perlu melihat langsung bagaimana pekerjaan dijalankan, mendengar kendala aparatur, dan memahami kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, kebijakan yang diambil tidak terputus dari realitas di lapangan,” tutur Zulfikar.

Menurutnya, manfaat pendekatan tersebut dapat dirasakan melalui percepatan penanganan persoalan sehari-hari, seperti tawuran antarwilayah, pendangkalan saluran, drainase buruk, genangan, penumpukan sampah hingga gangguan ketertiban. Koordinasi langsung antara gubernur, camat, lurah, dan dinas teknis diharapkan membuat persoalan lebih cepat ditangani.

Rapat di kecamatan juga dapat menjadi instrumen evaluasi pelayanan publik, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan lokal, penanganan pengaduan hingga pemeliharaan fasilitas umum. Kehadiran gubernur diharapkan mendorong aparatur lebih responsif, transparan, dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan warga.

Selain itu, forum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memantau program strategis Pemprov DKI Jakarta, seperti pemilahan sampah, perbaikan drainase, optimalisasi ruang terbuka hijau, pengendalian banjir lokal, hingga penanganan tawuran. Evaluasi langsung memungkinkan pemerintah mengetahui hambatan pelaksanaan sekaligus menentukan langkah perbaikan.

Zulfikar menegaskan, keberhasilan pendekatan ini sangat bergantung pada tindak lanjut setiap rapat. Persoalan yang ditemukan harus memiliki penanggung jawab, target, dan tenggat penyelesaian agar kunjungan gubernur tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.

“Yang paling penting bukan seberapa sering gubernur datang ke kecamatan, melainkan apa yang berubah setelah kunjungan itu. Setiap temuan harus ditindaklanjuti dengan keputusan konkret, target yang terukur, dan evaluasi yang konsisten,” tegasnya.

Ia juga mendorong Pemprov DKI menerapkan Key Performance Indicator (KPI) atau Indikator Kinerja Utama untuk mengukur efektivitas tindak lanjut rapat. Kinerja camat dan lurah, misalnya, dapat dinilai melalui kecepatan penyelesaian aduan, penurunan titik genangan, pengurangan sampah, penyelesaian konflik sosial, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Dengan KPI, kinerja camat dan lurah tidak hanya dinilai dari laporan administratif, tetapi dari hasil nyata di lapangan, termasuk kualitas pelayanan publik yang diterima warga,” tambahnya.

Pada akhirnya, agenda Pramono di 44 kecamatan menjadi peluang membangun pemerintahan Jakarta yang lebih terbuka, responsif, dan berorientasi pada hasil. Jika disertai pengawasan serta evaluasi konsisten, langkah ini berpotensi memangkas hambatan birokrasi dan mempercepat penyelesaian persoalan wilayah. Keberhasilannya ditentukan oleh sejauh mana warga merasakan masalah mereka lebih cepat didengar dan diselesaikan. (her)

Tags: Gubernur DKI JakartaKomunikasi Birokrasipramono anungZulfikar Marikar

Berita Terkait.

Asah Potensi Siswa, Marching Band SD Rorotan Tampil di Kejurnas Tangerang
Megapolitan

Tekan Tawuran, Pramono Berencana Bangun Ring Tinju di Manggarai

Jumat, 6 November 2026 - 19:16
Asah Potensi Siswa, Marching Band SD Rorotan Tampil di Kejurnas Tangerang
Megapolitan

Asah Potensi Siswa, Marching Band SD Rorotan Tampil di Kejurnas Tangerang

Jumat, 6 November 2026 - 18:16
joko
Megapolitan

Sidang Jokowi Bikin Damkar Putar Balik, Pramono Bilang Begini

Jumat, 6 November 2026 - 12:47
pram
Megapolitan

Ring Tinju Kampung Melayu Tuai Hasil Positif, Ubah Lawan Tawuran Jadi Teman

Jumat, 6 November 2026 - 12:22
patroli
Megapolitan

Tingkatkan Keamanan Kawasan, PPKK Siagakan 173 Personel dan 19 Pos di Kemayoran

Kamis, 5 November 2026 - 19:39
angkot
Megapolitan

Jakbar Diprediksi Paling Terdampak Puncak Musim Hujan 2027

Kamis, 5 November 2026 - 18:08

OLAHRAGA

Sirkuit Mandalika
Olahraga

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Editor Folber Siallagan
Jumat, 6 November 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit, di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, kembali menjadi pusat perhatian dunia...

SelengkapnyaDetails
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51
noc

ITTF Dukung Penuh Indonesia, Bali Kebagian 2 Turnamen WTT Youth 2027

Kamis, 5 November 2026 - 19:19
Porprov VII Banten 2026: Karate Tangsel Bidik Delapan Emas

Porprov VII Banten 2026: Karate Tangsel Bidik Delapan Emas

Kamis, 5 November 2026 - 16:43

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3342 shares
    Share 1337 Tweet 836
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2311 shares
    Share 924 Tweet 578
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1877 shares
    Share 751 Tweet 469
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.