INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Simulasi Gempa Bumi Serentak di seluruh wilayah ibu kota pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan itu melibatkan gedung perkantoran pemerintah, BUMD, hingga fasilitas sekolah.
Kegiatan itu digelar berdasarkan Instruksi Sekretaris Daerah (INSEKDA) e-0044 Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim mengatakan, melalui kegiatan itu diharapkan masyarakat semakin memahami langkah-langkah penyelamatan diri yang tepat saat terjadi gempa bumi.
“Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Simulasi ini bukan sekadar latihan, tetapi upaya nyata agar setiap warga Jakarta tahu cara melindungi diri dan orang di sekitarnya. Siap, sigap, selamat,” kata Chico Hakim disapanya dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengenali risiko, memahami prosedur evakuasi, dan senantiasa siap menghadapi bencana.
Tujuan kegiatan itu adalah melatih warga dan pegawai agar memahami risiko serta jalur evakuasi yang benar. Peserta diajarkan untuk melindungi kepala, berlindung di bawah meja yang kokoh, lalu bergerak teratur menuju titik kumpul yang aman.
Selain itu, melatih ketenangan masyarakat, mengurangi kepanikan, serta mengenalkan prosedur penyelamatan diri seperti teknik drop, cover, and hold on, jalur evakuasi, dan titik kumpul yang aman guna menekan risiko korban jiwa.(dan)

















