INDOPOSCO.ID – PT Nusantara Regas (NR) mencatatkan kinerja operasional positif hingga triwulan III 2026 dengan merealisasikan penerimaan 33 kargo liquefied natural gas (LNG) atau gas alam cair, setara 96,71 juta million British thermal unit (MMBTU). Dari jumlah tersebut, realisasi penyerahan gas kepada pelanggan mencapai 96,55 juta MMBTU.
Capaian tersebut memperkuat peran Nusantara Regas dalam menjaga keandalan pasokan gas bumi untuk pembangkit listrik dan industri strategis pelanggan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), khususnya di wilayah Jakarta dan Jawa bagian barat.
Direktur Utama PT Nusantara Regas, Mohd. Iskandar Mirza, mengatakan kinerja tersebut merupakan hasil optimalisasi operasional serta komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi bagi pelanggan.
“Kinerja positif hingga Triwulan III 2026 menjadi motivasi bagi NR untuk terus menjaga keandalan operasional hingga akhir tahun. Seiring dengan kebutuhan gas bumi yang terus berkembang, kami berkomitmen memastikan kesiapan fasilitas dan kelancaran penyaluran energi guna mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Mirza.
Keandalan operasional perusahaan juga tercermin dari capaian Plant Availability Factor (PAF) sebesar 96% hingga September 2026. Indikator tersebut menunjukkan tingkat kesiapan fasilitas Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Nusantara Regas Satu dalam mendukung proses regasifikasi LNG dan penyaluran gas bumi kepada pelanggan.
Dari aspek keselamatan kerja, Nusantara Regas mencatatkan 1.019.352 jam kerja aman sepanjang Januari hingga September 2026. Secara kumulatif, perusahaan telah membukukan 15.846.059 jam kerja aman sejak 2011 hingga September 2026.
Mirza menegaskan, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi seluruh Perwira NR yang menjaga keselamatan dan keandalan fasilitas selama 24 jam.
“Di balik capaian operasional ini, terdapat peran penting seluruh Perwira NR yang senantiasa bekerja dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan. Komitmen mereka menjadi kekuatan utama perusahaan dalam memastikan pasokan gas bumi tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat,” katanya.
Komitmen terhadap keselamatan dan keberlangsungan operasional diperkuat melalui penerapan standar internasional ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta ISO 22301:2019 tentang Sistem Manajemen Keberlangsungan Bisnis (Business Continuity Management System).
Selain menjaga kinerja operasional, NR terus memperkuat tata kelola perusahaan, manajemen risiko, kepatuhan, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan. Upaya tersebut mendapat pengakuan melalui sejumlah penghargaan sepanjang 2026.
Dalam ajang TOP GRC Awards 2026, NR meraih predikat Star 5 atau Bintang 5. Direktur Manajemen Risiko NR, Ali Azmy, juga memperoleh penghargaan Most Committed GRC Leader 2026.
Dari sisi manajemen risiko, NR mencatatkan Risk Maturity Index (RMI) Tahun Buku 2025 sebesar 4,22 dengan kategori Praktik Sangat Baik, melampaui target perusahaan sebesar 3,9. Capaian tersebut menempatkan NR di peringkat keempat di antara anak perusahaan Pertamina Group dan peringkat pertama pada kelompok anak perusahaan dan afiliasi subholding Pertamina.
Sementara itu, dalam bidang kepatuhan, NR meraih penghargaan Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance kategori Diamond pada ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026 untuk sektor minyak dan gas, baik hulu maupun hilir.
Komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial juga memperoleh apresiasi melalui TOP CSR Awards 2026 kategori Corporate Level – Star 5. Pada ajang yang sama, Mirza menerima penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2026.
Penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi NR untuk terus mengembangkan program tanggung jawab sosial yang terukur, selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Melalui penguatan keandalan fasilitas, budaya keselamatan kerja, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan, Nusantara Regas berkomitmen mempertahankan kinerja positif sekaligus mendukung ketahanan energi nasional melalui pasokan gas bumi yang andal.
Sebagai afiliasi PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Nusantara Regas mengoperasikan FSRU Jawa Barat di perairan Teluk Jakarta serta fasilitas penerimaan gas di darat (Onshore Receiving Facilities) Muara Karang, Jakarta. Infrastruktur tersebut berperan dalam menerima dan memproses LNG menjadi gas bumi untuk mendukung kebutuhan pembangkit listrik di Jakarta dan Jawa bagian barat. (rmn)

















