INDOPOSCO.ID – Hingga hari ketiga pameran Pangan Nusa Expo 2026 berhasil mencatatkan potensi transaksi mencapai Rp44 miliar. Angka tersebut meningkat 17 persen dibandingkan tahun lalu dan telah melampaui total potensi transaksi pada penyelenggaraan sebelumnya.
Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Iqbal Shoffan Shofwan, mengatakan, capaian ini menunjukkan tingginya antusiasme pelaku usaha dalam menjajaki kerja sama bisnis dengan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pangan dan kuliner.
“Potensi transaksi sebesar Rp44 miliar hingga hari ketiga Pangan Nusa Expo 2026 menunjukkan capaian positif,” ungkap Iqbal dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).
“Memasuki tahun kedua penyelenggaraan business matching di pameran ini, kami melihat antusiasme yang luar biasa dari UMKM maupun pelaku usaha ritel, pusat perbelanjaan, jaringan restoran dalam menjajaki produk pangan untuk kebutuhan bisnis mereka,” sambungnya.
Menurut dia, fasilitasi temu bisnis tersebut mempertemukan lebih dari 213 UMKM pangan dan kuliner dengan pelaku usaha dari berbagai sektor. Mulai dari ritel modern, swalayan, supermarket, pusat perbelanjaan, hingga jaringan restoran.
Melalui pertemuan langsung ini, kata Iqbal, UMKM berkesempatan memperkenalkan produk sekaligus menjajaki peluang menjadi pemasok bagi jaringan usaha berskala nasional.
Sejumlah perusahaan ritel yang terlibat merupakan anggota Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) serta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO). Di antaranya Superindo, AEON, Hypermart, Marco, Indogrosir, Hero, Alfamart, Indomaret, Hokben, Sushi Tei, Toserba Yogya hingga Griya.
“Melalui fasilitasi ini, UMKM memperoleh kesempatan untuk menjajaki kerja sama bisnis dan memperluas peluang menjadi mitra pemasok jaringan ritel modern di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Iqbal.
Ia menambahkan, tak hanya memperluas pasar domestik, Pangan Nusa Expo 2026 juga menjadi pintu bagi UMKM pangan lokal untuk menjajaki pasar internasional. Peluang tersebut terbuka karena Pangan Nusa Expo 2026 digelar bersamaan dengan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di lokasi yang sama.
Menurutnya, kehadiran pembeli dari berbagai negara dalam rangkaian pameran tersebut dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan kepada calon mitra bisnis mancanegara.
“Kehadiran para buyer mancanegara dalam rangkaian TEI ke-41 menjadi kesempatan bagi UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan, menjajaki potensi kerja sama bisnis, serta memperluas akses pasar ekspor,” tuturnya.(nas)

















