INDOPOSCO.ID — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, pembangunan bertingkat sekolah integrasi SDN Pekayon 05 dan SMPN 91, Jalan Raya Bogor, Pasar Rebo, Jakarta Timur merupakan solusi atas keterbatasan lahan di Jakarta Timur tanpa mengorbankan kualitas sarana pendidikannya.
“Lahan paling pas. Dengan semakin mahalnya lahan, maka harus diefektifkan supaya anak-anak pilihannya juga semakin banyak,” kata Pramono saat meninjau SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jakarta di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10/2026).
Gedung baru sekolah itu mengusung konsep desain modern, memiliki lapangan basket dan futsal, serta dilengkapi fasilitas lift di setiap lantainya.
Bangunan itu diketahui mulai digunakan secara resmi pada Agustus 2026 setelah proses renovasi total rampung. “Sekarang mereka bisa olahraga basket, voli, sepak bola, dan yang lainnya yang memang dibutuhkan. Sebab kalau fleet hanya satu lantai, pasti apa ininya terbatas,” ujar Pramono.
Sedari awal ia mendukung usulan integrasi enam tingkat di sekolah itu karena diyakini lebih berdaya guna dan tepat sasaran.
“Sehingga dengan demikian ketika diusulkan apa, diintegrasikan ada yang bertingkat, dari lima tingkat, saya menyetujui itu karena pasti lebih efektif dan efisien,” imbuh Pramono.
Selain itu, terdapat fasilitas smart billboard di setiap kelas pada sekolah terpadu tersebut guna menunjang pembelajaran. Ia bahkan berkelakar tidak akan sanggup mengikuti pembelajaran jika menjadi murid di sana karena teknologinya canggih.
“Tapi yang saya senang adalah fasilitasnya sangat lengkap. Termasuk tadi hampir semua apa, billboard-nya itu sudah otomatis semua,” imbuh Pramono.
“Karena beda sekali, dulu kan kita belajarnya apa, kapur, pakai A, B, C, D. A tambah M, A, ma. Sekarang sudah betul-betul yang beda,” tambahnya. (dan)

















