INDOPOSCO.ID – Gubernur Pramono Anung mengapresiasi para notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Provinsi DKI Jakarta atas kontribusinya dalam mendukung tertib administrasi pertanahan, kepastian hukum, kepatuhan perpajakan daerah, serta pembangunan Jakarta.
Pramono turut membahas penyederhanaan layanan yang harus berujung pada kepastian dan kemudahan bagi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus membuka komunikasi dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI), IPPAT, Bapenda, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar warga tidak perlu berulang kali datang ke kantor, dapat mengetahui perkembangan permohonannya, dan memperoleh kepastian dalam setiap tahap pelayanan,” kata Pramono dalam Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, dikutip Jumat (9/10/2026).
Pramono secara khusus menyoroti peran strategis Notaris dan PPAT dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta melalui Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Ketua Pengurus Wilayah IPPAT DKI Jakarta, Dewantari Handayani menyatakan apresiasi tersebut merupakan pengakuan terhadap peran profesi PPAT Jakarta yang tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan hukum kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi pertanahan dan pelaksanaan kewajiban perpajakan daerah.
Kontribusi PPAT dalam membantu menghimpun BPHTB merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pelayanan pertanahan.
“PPAT berada pada posisi yang sangat strategis dalam memastikan setiap transaksi peralihan hak atas tanah dan bangunan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum, sekaligus mendukung pemenuhan kewajiban BPHTB,” ujar Dewantari dalam kesempatan yang sama.
Peringatan HUT ke-39 IPPAT diharapkan makin memperkuat terus terjalinnya kerja sama antara Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan IPPAT serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, memberikan advokasi maupun mendampingi masyarakat untuk memastikan masyarakat menyetorkan BPHTB pada setiap transaksi peralihan sebagai PAD Jakarta.
“Harapan kami selain kejasama antara INI-IPPAT dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta semakin kompak, juga harapan kami BPHTB yang masuk sebagai PAD mampu menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, terintegrasi, transparan,” imbuhnya.(dan)

















