• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Triliunan Rupiah Judi Online Mengalir, DPR Minta Jalur Perampasan Aset Diperkuat

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 10:10
in Politik
judol

Ilustrasi seseorang sedang bermain judi online melalui gawai/ Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perputaran uang dalam praktik judi online (judol) kembali menjadi perhatian di DPR RI. Besarnya nilai transaksi yang terdeteksi aparat penegak hukum dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dinilai belum sebanding dengan nilai aset yang berhasil disita dan dikembalikan kepada negara.

Anggota Komisi III DPR RI Safaruddin mendorong agar tindak pidana judol secara tegas masuk dalam cakupan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Terkait dengan Tindak Pidana.

BacaJuga:

Rupiah Terus Tertekan, DPR Ingatkan Dampaknya bagi Rakyat Kecil dan UMKM

BPS Dihadapkan Ledakan Big Data, DPR Soroti Kesiapan SDM dan Infrastruktur

Golkar Kaji Formula Baru Pencalonan Presiden Usai Ambang Batas Dihapus MK

Menurutnya, instrumen perampasan aset diperlukan agar penegakan hukum tidak berhenti pada pengungkapan aliran transaksi, tetapi juga mampu mengejar dan memulihkan aset yang berasal dari tindak pidana.

Sorotan tersebut disampaikan Safaruddin dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Yerikho Alfredo Manurung dari Indonesia Millenials Center dan Lutfhi Yazid dari Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Dalam forum yang membahas masukan terhadap penyusunan RUU Perampasan Aset itu, Safaruddin menyinggung besarnya nilai transaksi judol yang ditemukan oleh aparat dan PPATK.

Ia menyebut perputaran dana dapat mencapai triliunan rupiah, sementara nilai yang berhasil disita disebut jauh lebih kecil.

“Dan ini sebetulnya uang-uang rakyat kecil, dan kadang-kadang pegawai-pegawai yang gajinya rendah kan itu yang ikut judi online, luar biasa jumlahnya, triliunan, tapi yang disitanya miliaran. Itu saya sependapat dengan Bapak, mudah-mudahan ini judi online nanti dimasukkan,” ujar Safaruddin.

Bagi Safaruddin, persoalan tersebut bukan semata-mata mengenai besarnya transaksi, tetapi juga bagaimana negara dapat memastikan aset hasil tindak pidana tidak lepas begitu saja ketika proses hukum berjalan.

Karena itu, ia mendorong agar judol memperoleh posisi yang jelas dalam pengaturan perampasan aset sehingga aparat memiliki landasan yang lebih kuat untuk menelusuri, menyita, dan memulihkan aset yang berkaitan dengan tindak pidana.

Safaruddin juga menyoroti tantangan lain yang tidak kalah kompleks, yakni pemulihan aset yang berada di luar negeri.

Ia menilai PPATK memiliki posisi penting sebagai intelijen keuangan dalam menelusuri informasi transaksi dan aliran dana. Namun, fungsi tersebut menurutnya perlu ditopang dengan mekanisme eksekusi yang kuat ketika aset berada di yurisdiksi negara lain.

“Sebetulnya PPATK itu juga ada kerja sama antar negara. Cuma memang PPATK ini kan intelijen keuangan, untuk eksekusinya tidak bisa, hanya memberikan informasi. Tapi kan untuk eksekusinya mungkin mohon pendapat ini, Pak,” tutur Safaruddin.

Dalam konteks tersebut, Safaruddin menyebut perlunya penguatan koordinasi dengan NCB Interpol Polri yang memiliki jaringan kerja sama dengan negara lain. Ia menilai sinergi antara intelijen keuangan dan aparat yang memiliki kewenangan penegakan hukum lintas negara dapat menjadi bagian penting dalam upaya mengejar aset yang dipindahkan ke luar negeri.

“Itu NCB, Interpol Polri yang kerjasama dengan negara-negara juga untuk melakukan langkah-langkah penyitaan, kerja sama. Itu eksekusinya nanti di Interpol Polri. Itu saran saya, apakah Bapak setuju atau tidak?” tambahnya.

Dorongan tersebut menempatkan isu judi online bukan hanya sebagai persoalan pemberantasan aktivitas perjudian, tetapi juga sebagai tantangan dalam pelacakan dan pemulihan aset. Dengan memasukkannya secara tegas dalam kerangka RUU Perampasan Aset, Safaruddin berharap negara memiliki instrumen yang lebih efektif untuk mengejar aset hasil tindak pidana, termasuk ketika aliran dana telah bergerak melampaui batas yurisdiksi Indonesia. (her)

Tags: DPRjudi onlineJudolPerampasan Aset

Berita Terkait.

amin
Politik

Rupiah Terus Tertekan, DPR Ingatkan Dampaknya bagi Rakyat Kecil dan UMKM

Kamis, 24 September 2026 - 11:11
Siswa di Lampung Meninggal Tersedak Kelengkeng MBG, JPPI Kecam Keteledoran Penyelenggara
Politik

BPS Dihadapkan Ledakan Big Data, DPR Soroti Kesiapan SDM dan Infrastruktur

Rabu, 23 September 2026 - 13:05
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Politik

Golkar Kaji Formula Baru Pencalonan Presiden Usai Ambang Batas Dihapus MK

Rabu, 23 September 2026 - 04:08
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Politik

Ini 3 Alasan Golkar Dorong Pileg, Pilpres dan Pilkada Digelar Terpisah

Selasa, 22 September 2026 - 21:38
bawasluu
Politik

Puadi: Bukan Sekadar Lomba, Debat Penegakan Hukum Pemilu Jadi Ruang Mahasiswa Uji Teori dan Gagasan Demokrasi

Senin, 21 September 2026 - 19:19
bawaslu
Politik

Bawaslu Dorong Debat Mahasiswa VI Lahirkan Gagasan Penguatan Penegakan Hukum Pemilu

Senin, 21 September 2026 - 18:14

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.