• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Golkar Kaji Formula Baru Pencalonan Presiden Usai Ambang Batas Dihapus MK

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 23 September 2026 - 04:08
in Politik
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung. Foto: Dok. DPR RI

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung. Foto: Dok. DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Partai Golkar tengah mematangkan formula baru terkait mekanisme pencalonan presiden dan wakil presiden setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus ambang batas pencalonan atau presidential threshold.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, partainya masih mencari formula yang sesuai dengan amanat putusan MK. Menurutnya, putusan tersebut juga memerintahkan pembentuk undang-undang melakukan constitutional engineering agar mekanisme pencalonan tidak menghasilkan pasangan calon tunggal maupun jumlah pasangan calon yang terlalu banyak.

BacaJuga:

BPS Dihadapkan Ledakan Big Data, DPR Soroti Kesiapan SDM dan Infrastruktur

Ini 3 Alasan Golkar Dorong Pileg, Pilpres dan Pilkada Digelar Terpisah

Puadi: Bukan Sekadar Lomba, Debat Penegakan Hukum Pemilu Jadi Ruang Mahasiswa Uji Teori dan Gagasan Demokrasi

“Pihaknya sedang mencari formula yang tepat sesuai dengan amanat yang diberikan Mahkamah Konstitusi. Putusan MK memang menghapuskan ambang batas pencalonan Presiden-Wakil Presiden,” ujar Doli melalui gawai, Selasa (22/9/2026).

Dalam proses tersebut, Golkar terbuka terhadap sejumlah opsi, termasuk usulan agar pasangan calon presiden dan wakil presiden mendapat dukungan minimal dari dua fraksi di parlemen.

“Jadi prinsipnya kami setuju saja apabila mengemuka ada usulan syarat pencalonan pasangan calon harus didukung minimal dua fraksi, sebagai salah satu opsi,” kata Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI itu.

Meski demikian, Doli menegaskan Golkar tidak menutup kemungkinan adanya formula lain. Syaratnya, opsi tersebut tidak bertentangan dengan putusan MK.

“Dan tidak menutup kemungkinan ada opsi lain, selama opsi-opsi itu bukan didasari dari tafsir yang bertentangan dengan putusan MK,” tutur Doli.

Doli mengatakan Golkar masih terus mengkaji berbagai kemungkinan agar rekayasa konstitusi yang dirumuskan benar-benar relevan dengan amanat MK.

“Itu makanya kami Partai Golkar masih terus melakukan exercise, agar rekayasa konstitusi seperti yang dimaksud MK relevan,” tambahnya.

Dengan demikian, pembahasan mengenai desain baru pencalonan presiden dan wakil presiden masih terbuka. Golkar memilih untuk mengkaji sejumlah alternatif terlebih dahulu sebelum menentukan formula yang akan didorong dalam pembahasan pembentukan undang-undang.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh merespons wacana perubahan mekanisme pencalonan presiden dan wakil presiden setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus presidential threshold 20 persen.

Paloh mengaku mendengar usulan agar pasangan calon presiden dan wakil presiden wajib mendapat dukungan sedikitnya dari dua partai politik yang memiliki kursi di DPR.

“Saya mendengar ada masukan yang jelas bahwasanya pergantiannya model daripada dukungan pada presiden itu adalah berdasarkan dukungan sedikit-dikitnya dua fraksi,” kata Paloh di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Paloh, wacana tersebut layak dipertimbangkan. Ia menilai dukungan dari minimal dua partai tetap dapat menghasilkan basis suara besar apabila parliamentary threshold ditetapkan tinggi.

“Menurut saya itu baik. Sama saja sebenarnya, dua fraksi kalau parliamentary threshold-nya tinggi kan, suaranya tinggi juga kan,” tutupnya. (her)

Tags: ahmad doli kurniaahmad doli kurnia tandjungambang batas parlemengolkarMK

Berita Terkait.

Siswa di Lampung Meninggal Tersedak Kelengkeng MBG, JPPI Kecam Keteledoran Penyelenggara
Politik

BPS Dihadapkan Ledakan Big Data, DPR Soroti Kesiapan SDM dan Infrastruktur

Rabu, 23 September 2026 - 13:05
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Politik

Ini 3 Alasan Golkar Dorong Pileg, Pilpres dan Pilkada Digelar Terpisah

Selasa, 22 September 2026 - 21:38
bawasluu
Politik

Puadi: Bukan Sekadar Lomba, Debat Penegakan Hukum Pemilu Jadi Ruang Mahasiswa Uji Teori dan Gagasan Demokrasi

Senin, 21 September 2026 - 19:19
bawaslu
Politik

Bawaslu Dorong Debat Mahasiswa VI Lahirkan Gagasan Penguatan Penegakan Hukum Pemilu

Senin, 21 September 2026 - 18:14
pemilu
Politik

Parliamentary Threshold Dibahas, Pengamat Soroti Suara Pemilih yang Berpotensi Terbuang

Minggu, 20 September 2026 - 12:28
BULD
Politik

BULD DPD Dorong Revisi UU Kebencanaan, Soroti Kesenjangan Penanganan di Daerah

Kamis, 17 September 2026 - 10:32

OLAHRAGA

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI
Olahraga

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Editor Laurens Dami
Rabu, 23 September 2026 - 12:45

INDOPOSCO.ID – Persija Jakarta mengambil langkah tegas menyikapi insiden yang melibatkan pelatihnya, Shin Tae-yong, dalam pertandingan kontra Java United. Dugaan...

SelengkapnyaDetails
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46
FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

Rabu, 23 September 2026 - 08:34
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1023 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    939 shares
    Share 376 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.