INDOPOSCO.ID – Soyeon dari i-dle resmi kembali menjalani aktivitas sebagai solois dengan merilis album penuh pertamanya, What a Wonderful Life, pada 7 September 2026 pukul 18.00 KST.
Album ini menjadi comeback solo Soyeon sekitar lima tahun dua bulan setelah ia merilis mini album debut solonya, Windy, pada 2021.
Melalui What a Wonderful Life, Soyeon menghadirkan eksplorasi musikal yang lebih luas. Dikenal sebagai salah satu anggota i-dle yang aktif dalam proses kreatif, Soyeon turut menulis dan menggubah seluruh lagu dalam album tersebut.
What a Wonderful Life terdiri dari delapan lagu dengan warna musik yang beragam. Album tersebut mengeksplorasi sejumlah genre, mulai dari rock, hyperpop, disco, EDM, hingga musik dengan nuansa band.
Lagu utama album ini berjudul “I’m gonna TOESA (Narr. KIAN84)”. Lagu tersebut mengangkat keinginan untuk berhenti dari pekerjaan dan menjalani kehidupan dengan lebih bebas.
Dikemas dengan pendekatan ringan dan menghibur, lagu tersebut menggambarkan berbagai frustrasi yang muncul dalam kehidupan kerja sekaligus menyampaikan pesan hangat bagi mereka yang ingin keluar dari rutinitas sehari-hari.
Video musiknya turut memperkuat konsep tersebut. Soyeon berperan sebagai karakter utama dalam drama bergaya tahun 2000-an. Setelah meninggalkan pekerjaan kantoran yang membosankan, karakter tersebut memulai kehidupan baru dengan mengejar pengalaman romantis sekaligus mewujudkan daftar impiannya.
Aktris Sunwoo Yong Nyeo juga tampil sebagai cameo dalam video musik, memberikan sentuhan nostalgia sekaligus humor pada cerita.
Sejumlah lagu dalam album ini sebelumnya telah diperkenalkan kepada penggemar. Lagu “icebluerabbit” pernah dibawakan Soyeon dalam 2026 i-dle WORLD TOUR [Syncopation]. Sementara itu, lagu EDM “STAR” telah mendapatkan video musik lebih awal melalui media sosial.
Ada pula “Hate veggie song”, lagu bernuansa ceria yang menggabungkan elemen musik yang terinspirasi dari anime.
Soyeon kemudian menampilkan sisi rock melalui “Bankroll”, yang diperkaya lirik tajam dan karakter vokalnya yang khas.
Sementara itu, “Amigo (Feat. Minsu)” menawarkan produksi minimalis dengan sentuhan retro dan menggunakan sampel dari lagu Madonna, “Like a Virgin”.
Untuk sisi yang lebih emosional, “Would you love me” menggambarkan perasaan romantis dengan pendekatan yang lebih rentan dan jujur. Adapun “Goodbye, Romance” mengandalkan permainan gitar untuk menggambarkan rasa rindu serta penyesalan setelah berakhirnya sebuah hubungan.
Sejak debut bersama i-dle, Soyeon dikenal tidak hanya sebagai penyanyi, tetapi juga aktif sebagai penulis lagu dan produser. Keterlibatannya dalam proses kreatif menjadi salah satu karakteristik penting dalam perjalanan musiknya.
Lewat What a Wonderful Life, Soyeon kembali memperlihatkan keberaniannya bereksperimen dengan genre dan konsep. Album ini sekaligus menjadi ruang bagi Soyeon untuk menunjukkan perkembangan musikal dan sisi kreatifnya sebagai solois.
Setelah perilisan album, Soyeon dijadwalkan melanjutkan aktivitas solo melalui berbagai penampilan di program musik dan acara hiburan. (mg176)























