• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Peringatan HAI 2026, Mendikdasmen: Literasi Bukan Sekadar Bisa Membaca dan Menulis

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 8 September 2026 - 12:32
in Nasional
abdul

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti dalam siaran secara daring/ Nasuha- INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menilai kemampuan literasi masyarakat harus terus diperluas seiring perubahan zaman. Literasi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kecakapan memahami informasi, berpikir kritis, serta menggunakan pengetahuan untuk menghadapi persoalan kehidupan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Abdul Mu’ti dalam Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) 2026 secara daring, Selasa (8/9/2026). Menurutnya, tahun ini menjadi momentum khusus karena menandai 60 tahun sejak Hari Aksara Internasional pertama kali diperingati pada 1966.

BacaJuga:

Kapolri Pimpin Langsung pemberantasan Narkoba, Komisi III: Pesan Kuat Sikat Habis Sampai Bandarnya

5 Bandara Jadi Jalur Ekspor Ilegal Emas, Bea Cukai Amankan 25,88 Kilogram Emas Senilai Rp61,95 Miliar

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

“Literasi tidak lagi cukup dimaknai sekadar kemampuan membaca dan menulis, tapi memiliki makna yang luas,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurut dia, perkembangan teknologi digital, perubahan sosial, persoalan lingkungan, hingga hadirnya kecerdasan artifisial (AI) membuat masyarakat membutuhkan kemampuan literasi yang lebih kompleks.

Masyarakat, dikatakan dia, harus mampu memilah dan memahami informasi secara kritis. Selain itu, budaya belajar sepanjang hayat perlu terus dibangun agar pengetahuan yang dimiliki dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas kehidupan.

Ia menuturkan, literasi hari ini adalah tentang kemampuan membaca dunia, memahami realitas sosial, lingkungan, dan ekonomi. Juga bagaimana mengambil tindakan untuk menjadikan dunia lebih baik.

“Perjalanan 6 dekade peringatan Hari Aksara Internasional menjadi pengingat bahwa literasi masih menjadi pekerjaan bersama,” ungkap.

“Kemajuan yang telah dicapai berbagai negara belum sepenuhnya menghapus persoalan rendahnya kemampuan literasi dasar,” imbuhnya.

Berdasarkan data UNESCO yang disampaikan dalam peringatan tersebut, masih terdapat sekitar 739 juta pemuda dan orang dewasa di dunia yang belum memiliki keterampilan literasi dasar. Selain itu, sekitar empat dari 10 siswa dunia belum mencapai tingkat kemahiran minimum membaca pada akhir pendidikan dasar.

Menurut Mu’ti, angka tersebut menunjukkan masih adanya masyarakat yang belum memperoleh kesempatan memadai untuk belajar, memahami informasi, mengembangkan potensi, dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial secara bermartabat.

“Hari Aksara Internasional 2026 tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi perkembangan literasi sekaligus merumuskan gerakan yang sesuai dengan tantangan era digital dan AI,” terangnya.

Mu’ti menjelaskan, konsep peringatan hari aksara memiliki tiga pesan utama. Unsur “Sesama” menekankan pentingnya memastikan setiap warga memperoleh kesempatan belajar, termasuk masyarakat di daerah terpencil dan kelompok yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

“Literasi diharapkan mampu memperkuat kemampuan berpikir kritis, sekaligus membuka ruang dialog antargenerasi. Sehingga tercipta masyarakat yang lebih inklusif,” katanya.

Sementara, lanjutnya, “Semesta” berkaitan dengan kesadaran terhadap lingkungan. Masyarakat perlu memahami persoalan seperti perubahan iklim, konservasi, dan keberlanjutan. “Pengetahuan ini diharapkan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diwujudkan melalui perilaku nyata dalam menjaga lingkungan,” ucapnya.

Sedangkan “Sejahtera”, masih ujar Mu’ti, menghubungkan literasi dengan peningkatan kualitas hidup. Kemampuan literasi dapat menjadi dasar untuk mengembangkan kecakapan hidup, kemampuan finansial, keterampilan digital, produktivitas, serta kemampuan bekerja dan berkarya.

“Konsep tiga S ini dapat menjadi kerangka sederhana dalam menggerakkan budaya literasi di sekolah, komunitas maupun masyarakat,” ujarnya.

Dia menegaskan, penguatan budaya literasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran keluarga, sekolah, pemerintah daerah, PKBM, SKB, taman bacaan masyarakat, komunitas, organisasi masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, media, hingga pegiat literasi sangat dibutuhkan.

“Kami apresiasi para pegiat literasi yang terus bergerak di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah dengan keterbatasan fasilitas pendidikan,” ungkapnya. (nas)

Tags: Abdul Mu'tiLiterasiMendikdasmenPeringatan HAI 2026

Berita Terkait.

habib
Nasional

Kapolri Pimpin Langsung pemberantasan Narkoba, Komisi III: Pesan Kuat Sikat Habis Sampai Bandarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:02
bc
Nasional

5 Bandara Jadi Jalur Ekspor Ilegal Emas, Bea Cukai Amankan 25,88 Kilogram Emas Senilai Rp61,95 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:12
nurul
Nasional

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19
riyadh
Nasional

Jangan Jadi Penonton! DPR Dorong RI Aktif Redam Konflik Houthi-Arab Saudi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09
abdul
Nasional

Mendikdasmen Tegaskan TKA Bukan Penentu Kelulusan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:08
sultan
Nasional

Ketua DPD RI Minta REI Jadi Motor Percepatan Program 3 Juta Rumah

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:17

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4250 shares
    Share 1700 Tweet 1063
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1147 shares
    Share 459 Tweet 287
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    936 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.