• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Selimuti Banten, Warga Diimbau Pakai Masker dan Kacamata

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 6 September 2026 - 11:27
in Daerah
Ilustrasi sejumlah orang memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi sejumlah orang memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) pada Sabtu (5/9/2026) menyebar ke sejumlah wilayah di Provinsi Banten. Kondisi tersebut membuat masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan melindungi diri dari paparan abu vulkanik.

Tebaran abu bahkan sempat berdampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Bandara tersebut dilaporkan ditutup sementara selama beberapa jam karena kondisi abu vulkanik mengganggu jarak pandang penerbangan.

BacaJuga:

Kapal Warga Tenggelam di Perairan Mahakam, 6 Awak Berhasil Dievakuasi PHM

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,2 Hantam Selatan Pulau Jawa, Wilayah Ini Terdampak

Update Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB: Sebaran Abu Menyebar di Serang hingga Lampung

Di sejumlah wilayah, abu vulkanik mulai terlihat menutupi atap rumah dan lingkungan permukiman. Pantauan di lapangan menunjukkan abu menyelimuti wilayah mulai dari Merak hingga Tangerang sejak Sabtu malam hingga Minggu (6/9/2026) siang, dengan tingkat ketebalan yang berbeda-beda.

Warga Kabupaten Lebak turut merasakan dampak hujan abu tersebut. Neng (40), warga Kampung Alun-Alun, Desa Selaraja, Kecamatan Warunggunung, mengatakan abu vulkanik sudah memenuhi halaman rumahnya saat pagi hari.

“Pagi-pagi bangun tidur halaman rumah sudah dipenuhi debu,” ujar Neng.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr. Ati Pramudji Astuti mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Dinas Kesehatan Banten meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik serta terus memantau perkembangan situasi melalui informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemerintah daerah.

Masyarakat juga diminta menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut ketika beraktivitas di luar rumah. Penggunaan kacamata juga dianjurkan untuk melindungi mata dari paparan abu yang dapat menyebabkan iritasi.

“Segera cari pertolongan medis jika mengalami sesak napas, iritasi mata berat, atau gangguan kesehatan lainnya. Kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” jelas Ati.

Selain menggunakan pelindung diri, warga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah ketika hujan abu berlangsung cukup pekat. Pintu, jendela, ventilasi, serta sumber air juga perlu ditutup rapat untuk mencegah abu masuk dan mencemari lingkungan rumah.

Dinas Kesehatan Banten turut mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan abu secara hati-hati. Warga juga diminta menghindari penggunaan kendaraan apabila jarak pandang terganggu serta menjauhi zona berbahaya yang telah ditetapkan petugas.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi mengenai erupsi yang belum terverifikasi. Informasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau sebaiknya diperoleh dari kanal resmi pemerintah dan lembaga berwenang.

Ati mengatakan Dinas Kesehatan Banten terus memantau dampak erupsi GAK terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Untuk memperkuat pelayanan, pihaknya juga menyiapkan pos-pos kesehatan di sejumlah titik yang dinilai rawan terdampak.

“Kami terus memantau dampak erupsi GAK. Pos kesehatan akan didirikan di beberapa titik rawan,” pungkasnya.(yas)

Tags: Abu VulkanikDinkes BantenErupsi Gunung Anak Krakataugunung anak krakatauPemprov Banten

Berita Terkait.

PLN EPI Targetkan Pasok 3,65 Juta Ton Biomassa ke 52 PLTU pada 2026
Daerah

Kapal Warga Tenggelam di Perairan Mahakam, 6 Awak Berhasil Dievakuasi PHM

Minggu, 6 September 2026 - 12:25
Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,2 Hantam Selatan Pulau Jawa, Wilayah Ini Terdampak
Daerah

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,2 Hantam Selatan Pulau Jawa, Wilayah Ini Terdampak

Minggu, 6 September 2026 - 12:10
Update Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB: Sebaran Abu Menyebar di Serang hingga Lampung
Daerah

Update Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB: Sebaran Abu Menyebar di Serang hingga Lampung

Minggu, 6 September 2026 - 12:00
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pemprov Banten Pantau Sebaran Abu Vulkanik
Daerah

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pemprov Banten Pantau Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 6 September 2026 - 11:53
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pemprov Banten Pantau Sebaran Abu Vulkanik
Daerah

Aktivitas Anak Krakatau Naik, Pelayaran Selat Sunda Diperketat

Minggu, 6 September 2026 - 11:44
Sepotong Sumbawa Menyeberangi Laut: Perjalanan Ikan Bage’ dari Labuhan Jontal ke Pasar Mancanegara
Daerah

Sepotong Sumbawa Menyeberangi Laut: Perjalanan Ikan Bage’ dari Labuhan Jontal ke Pasar Mancanegara

Sabtu, 5 September 2026 - 18:06

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.