INDOPOSCO.ID – PNM mendampingi keluarga prasejahtera, tidak hanya membantu dalam menjalankan usaha. Tetapi juga memberikan bantuan pendidikan kepada anak penerima manfaat.
Seperti dirasakan Sulastri. Perajin bambu sekaligus ibu ini mampu menjaga usaha tetap berjalan hingga memastikan kebutuhan keluarga dan pendidikan anaknya tetap terpenuhi.
Sejak 2021, Sulastri bergabung menjadi nasabah PNM Mekaar. Awalnya, akses pembiayaan dan pendampingan PNM membantunya mengembangkan usaha yang menjadi salah satu tumpuan ekonomi keluarga.
Bantuan juga menyasar bukan berupa pembangunan gedung baru, melainkan perbaikan yang dibutuhkan. Agar lingkungan sekolah menjadi lebih layak bagi anak-anak untuk belajar dan bertumbuh.
Menjawab hal itu, Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM Lalu Dodot Patria Ary mengatakan, perjuangan setiap nasabah PNM terdapat keluarga dan harapan yang sedang diperjuangkan.
“Kami melihat penerima manfaat bukan hanya tentang bagaimana mereka menjalankan usaha, tetapi juga memastikan anak tetap mendapatkan pendidikan yang layak,” ujar Patria dalam keterangan, Sabtu (29/8/2026).
“Kami ingin ikut menjaga lingkungan tempat keluarga mereka tumbuh dan anak-anak mereka belajar,” imbuhnya.
Menurut Dodot, pendidikan menjadi bagian penting dari upaya membangun kesejahteraan keluarga dalam jangka panjang. Ketika usaha seorang ibu tumbuh, manfaatnya diharapkan tidak hanya dirasakan dalam bentuk pendapatan, tetapi juga membuka lebih banyak kesempatan bagi keluarga.
“Usahanya kita bantu tumbuh, keluarganya kita perhatikan, dan masa depan anak-anaknya juga harus memiliki ruang untuk tumbuh,” terangnya.
“Mungkin bantuan ini sederhana, tetapi kami berharap dapat memberikan rasa bahwa perjuangan mereka tidak berjalan sendirian,” imbuhnya. (nas)























