• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Melalui Pelatihan di Kalsel, AKPY, BPDP, dan Ditjenbun Perkuat Sawit Berkelanjutan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 29 Juni 2026 - 20:11
in Daerah
Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) yang berlangsung pada 27 Juni–2 Juli 2026 di Banjarbaru, Kalsel diikuti 84 peserta. Foto : Ist

Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) yang berlangsung pada 27 Juni–2 Juli 2026 di Banjarbaru, Kalsel diikuti 84 peserta. Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya memperkuat daya saing industri kelapa sawit Indonesia tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga diarahkan pada penerapan praktik budidaya yang berkelanjutan. Melalui Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026, yang diadakan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) membekali pekebun dengan teknik budidaya ramah lingkungan, efisiensi penggunaan pupuk, serta pengelolaan kebun yang berkelanjutan.

Program yang berlangsung pada 27 Juni–2 Juli 2026 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut diikuti 84 peserta Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit yang terbagi dalam tiga kelas dan 34 peserta Pelatihan Teknik Pemetaan Kelapa Sawit dalam satu kelas. Peserta berasal dari kalangan pekebun, penyuluh, dan pendamping dari Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

BacaJuga:

Bantu Ringankan Beban Warga, PAN Gelar Pasar Sembako Murah di Bandung

Peringati Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral

Tinjau Karhutla Way Kambas, Kepala BNPB Sebut 40 Hektare Lahan Belum Padam

Wakil Direktur AKPY Dr. Idum Satia Santi mengatakan, tantangan industri sawit saat ini tidak hanya berkaitan dengan produktivitas, tetapi juga perubahan iklim, tuntutan pasar global terhadap produk berkelanjutan, serta pentingnya ketelusuran (traceability) hasil perkebunan.

“Keberhasilan sawit tidak hanya tergantung pada bibit unggul ataupun pupuk, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas manusianya. Investasi terbaik bukan hanya membeli pupuk atau alat panen, tetapi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekebun,” ujarnya.

Menurut Idum, peningkatan kapasitas SDM menjadi fondasi penting dalam mempercepat transformasi perkebunan rakyat menuju praktik yang lebih profesional dan berkelanjutan. Melalui pelatihan, pekebun didorong menerapkan Good Agricultural Practices (GAP), mulai dari pemeliharaan tanaman, penggunaan pupuk secara tepat sasaran, pengendalian hama dan penyakit secara efektif, hingga konservasi tanah dan air.

Ia menjelaskan, efisiensi penggunaan pupuk menjadi salah satu materi penting karena tidak hanya mampu menekan biaya produksi, tetapi juga mengurangi risiko pencemaran lingkungan akibat penggunaan pupuk yang berlebihan.

“Perubahan iklim, munculnya organisme pengganggu tanaman, hingga perkembangan teknologi menuntut petani untuk terus belajar. Pelatihan menjadi upaya strategis agar pekebun mampu meningkatkan efisiensi usaha sekaligus menerapkan praktik perkebunan yang berkelanjutan,” katanya.

Selain budidaya, peserta juga dibekali kemampuan pemetaan kebun menggunakan data spasial. Menurut Idum, pemetaan merupakan bagian penting dalam pengelolaan perkebunan modern karena membantu pekebun mengetahui kondisi lahan secara akurat sehingga seluruh kegiatan budidaya dapat dilakukan lebih tepat dan efisien.

“Dengan mengetahui luas lahan yang sebenarnya, batas kebun, kondisi tanaman hingga fasilitas yang ada, maka seluruh kegiatan budidaya dapat dilakukan secara lebih terarah. Budidaya dan pemetaan harus berjalan beriringan untuk meningkatkan produktivitas sawit rakyat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu, Agus Dwi Wahyono, menegaskan bahwa peningkatan produktivitas harus ditempuh melalui penerapan teknik budidaya yang benar dan berkelanjutan, bukan semata-mata dengan memperluas areal tanam.

Menurutnya, pemahaman mengenai pemilihan bibit unggul, pengolahan lahan, pengaturan jarak tanam, pemupukan berimbang, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman menjadi faktor penting dalam menghasilkan kebun yang produktif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Memiliki lahan yang luas saja tidak cukup. Petani juga harus memahami teknik budidaya yang benar agar hasil produksi bisa maksimal,” tegasnya.

Agus menambahkan bahwa pelatihan yang dilakukan secara berkesinambungan akan memperkuat kemampuan pekebun dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus memenuhi persyaratan berbagai program pemerintah, termasuk Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan bantuan sarana-prasarana yang kini membutuhkan data spasial yang akurat.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, drh. Suparmi, menegaskan bahwa pembangunan perkebunan sawit berkelanjutan harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, pelatihan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan pekebun yang mampu mengelola kebun secara produktif sekaligus memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan usaha.

“Yang dilakukan hari ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam membangun perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Peningkatan kualitas SDM menjadi bagian penting agar pekebun mampu menghasilkan kebun yang lebih produktif dan berdaya saing,” ujarnya.

Suparmi menjelaskan, Kalimantan Selatan saat ini memiliki sekitar 509 ribu hektare perkebunan sawit dengan produksi sekitar 6,3 juta ton tandan buah segar (TBS) per tahun. Potensi tersebut, menurutnya, harus didukung oleh penerapan teknologi budidaya yang efisien, pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab, serta kemitraan yang kuat antara pekebun dan industri.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tengah mendorong pengembangan hilirisasi sawit melalui pemanfaatan limbah seperti palm oil mill effluent (POME) dan tandan kosong menjadi pupuk, pakan ternak, serta energi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan nilai tambah industri sawit.

Melalui sinergi AKPY, BPDP, Ditjenbun, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, program pengembangan SDM ini diharapkan mampu mempercepat penerapan budidaya sawit berkelanjutan di tingkat pekebun.

Dengan pengelolaan kebun yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berbasis pengetahuan, produktivitas dapat terus meningkat sekaligus memperkuat daya saing sawit Indonesia di pasar global. (srv)

 

Tags: kalimantanperkebunansawit

Berita Terkait.

Bantu Ringankan Beban Warga, PAN Gelar Pasar Sembako Murah di Bandung
Daerah

Bantu Ringankan Beban Warga, PAN Gelar Pasar Sembako Murah di Bandung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:44
Peringati Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral
Daerah

Peringati Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:10
Tinjau Karhutla Way Kambas, Kepala BNPB Sebut 40 Hektare Lahan Belum Padam
Daerah

Tinjau Karhutla Way Kambas, Kepala BNPB Sebut 40 Hektare Lahan Belum Padam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:15
ep
Daerah

PHR dan APH Bongkar Jejak DPO Kasus Illegal Tapping Jalur Pipa PEP Jambi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:11
dimyati
Daerah

Kejurnas Catur 2026 Diikuti 963 Peserta, Wagub Banten Soroti Dampak Ekonomi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:04
gempa
Daerah

Gempa Bumi Dangkal M4,1 Guncang Kabupaten Gayo Lues di Aceh Pagi Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:49

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • Inovasi Hijau Garuda-EIGER, Material Bekas Pesawat Disulap Jadi Tas Fungsional

    Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    897 shares
    Share 359 Tweet 224
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Pernyataan Menkes Soal ‘Adaptasi’ Karhutla Tuai Polemik, Kemenkes Klaim Tak Pasrah

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.