• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Pernah Menangis Karena Kalah, Nadiv Asadel Kini Berlaga di Kejuaraan Catur Dunia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 28 Juni 2026 - 20:31
in Olahraga
Nadiv Asadel (kanan) mempersiapkan diri sebelum tampil menghadapi lawan dari Eropa pada FIDE World Cadets Cup 2026 di Batumi, Georgia, Jumat (19/6/2026). Bocah asal Kabupaten Tangerang itu menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ajang tersebut. Foto: Dokumen Pribadi Hendriyanto

Nadiv Asadel (kanan) mempersiapkan diri sebelum tampil menghadapi lawan dari Eropa pada FIDE World Cadets Cup 2026 di Batumi, Georgia, Jumat (19/6/2026). Bocah asal Kabupaten Tangerang itu menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ajang tersebut. Foto: Dokumen Pribadi Hendriyanto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di balik kiprahnya sebagai satu-satunya wakil Indonesia pada FIDE World Cadets Cup 2026 di Batumi, Georgia, tersimpan kisah unik Nadiv Asadel. Bocah 12 tahun asal Citra Raya, Kabupaten Tangerang, itu ternyata pernah dikenal sebagai anak yang hampir tak pernah betah berada di dalam kelas.

Ayahnya, Hendriyanto, mengenang masa kecil Asadel yang sangat aktif. Saat pertama kali masuk taman kanak-kanak, Asadel lebih memilih bermain di luar ketimbang mengikuti pelajaran bersama teman-temannya.

BacaJuga:

Resmi ke Barcelona, Rodri Didatangkan dengan Mahar Fantastis

Kalah Tipis dari Singapura, Thailand Tetap ke Final Piala AFF 2026

Dominasi 24 Emas, INKAI DKI Jakarta Juara Umum Liga Pelajar Karate 2026

“Dia lebih senang bermain di luar, berlarian dan main perosotan. Masuk kelas hampir tidak pernah,” kenang Hendriyanto melalui gawai, Minggu (28/6/2026).

Situasi itu membuat orang tuanya memindahkan Asadel ke Sekolah Alam Tangerang Mekar Bakti. Namun, karakter aktifnya tetap menjadi tantangan. Bahkan pihak sekolah menyarankan agar Asadel didampingi guru khusus selama proses belajar.

“Setiap pagi, guru pendamping harus mengejar Asadel yang lebih dulu berlari mengelilingi lapangan sebelum akhirnya bersedia mengikuti pelajaran. Energi besarnya kala itu belum menemukan tempat yang tepat,” jelas Hendri.

Perubahan besar datang saat Asadel duduk di kelas 4 SD. Ia dipercaya mengikuti pertandingan catur pada kegiatan class meeting. Meski hanya memahami langkah dasar, kekalahan yang dialaminya justru memunculkan tekad baru.

Sepulang sekolah, Asadel terus meminta kepada orang tuanya agar didaftarkan ke tempat latihan catur. Setelah dua pekan melihat kesungguhannya, Hendriyanto akhirnya mengabulkan keinginan tersebut dengan memasukkan putranya ke Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) di Gading Serpong pada 2024.

Di sanalah bakat Asadel mulai terlihat. Grandmaster Sean Winshand yang menangani pembinaan langsung menilai bocah tersebut memiliki potensi besar sehingga mendapat program latihan secara privat.

“Perkembangannya berlangsung sangat cepat. Hanya beberapa bulan berlatih, Asadel sudah tampil di Kejuaraan Nasional Catur 2024. Setahun kemudian, ia finis di peringkat keenam Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, hasil yang mengantarkannya menjadi wakil Indonesia pada FIDE World Cadets Cup 2026,” ungkapnya.

Menariknya, sifat hiperaktif yang dulu sering membuatnya sulit mengikuti pelajaran kini berubah menjadi kemampuan berkonsentrasi luar biasa.

“Dalam pertandingan, Asadel mampu duduk fokus hingga empat jam di depan papan catur untuk menyusun strategi menghadapi lawan-lawan tangguh dari Belarusia, Korea Selatan, Taiwan, hingga Jerman,” tutur Hendri.

Persiapan menuju kejuaraan dunia pun dilakukan tanpa mengenal hari libur selama setahun penuh. Asadel ditempa oleh tiga pelatih, yakni GM Sean Winshand, IM Muhammad Ervan, dan IM Farid Firmansyah. Menurut sang ayah, putranya justru selalu antusias setiap kali jadwal latihan tiba.

“Selama bertanding di Georgia, Asadel tetap mendapat pendampingan teknis dan psikologis secara daring dari tim pelatih di Indonesia sebelum memasuki arena pertandingan,” kata Hendri.

Keberangkatan Asadel mendapat rekomendasi resmi dari PB Percasi, sementara dukungan perjalanan diberikan oleh PT Jamkrindo. Sekolahnya pun ikut memberikan semangat dan dukungan penuh.

Meski tampil di panggung dunia, keluarga tidak membebani Asadel dengan target medali.

“Bisa bermain di kejuaraan dunia saja kami sudah sangat bangga. Yang penting dia menikmati prosesnya dan terus berkembang,” tutupnya.

Baginya, perjalanan ini bukan sekadar mengejar prestasi, melainkan langkah awal mewujudkan impian sang putra menjadi grandmaster Indonesia di masa depan. (her)

Tags: caturFIDE World Cadets Cup 2026Nadiv Asadel

Berita Terkait.

Gempa NTT Picu Eksodus Warga, Manggarai Timur Catat Pengungsi Terbanyak
Olahraga

Resmi ke Barcelona, Rodri Didatangkan dengan Mahar Fantastis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:41
Piala-AFF
Olahraga

Kalah Tipis dari Singapura, Thailand Tetap ke Final Piala AFF 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:30
karate
Olahraga

Dominasi 24 Emas, INKAI DKI Jakarta Juara Umum Liga Pelajar Karate 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:55
senal
Olahraga

Cukur Manchester City, Arsenal Angkat Trofi Community Shield 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:05
arsenal
Olahraga

Arsenal vs Manchester City: Tradisi The Gunners Dihantui Ancaman Erling Haaland

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:48
Gabung Atletico Madrid, Cristian Romero Tegaskan Hal Penting ke Tottenham
Olahraga

Gabung Atletico Madrid, Cristian Romero Tegaskan Hal Penting ke Tottenham

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.