• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Situs Judol Bola Bermunculan Saat Piala Dunia, DPR Dorong Pembentukan Tim Gabungan

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 24 Juni 2026 - 17:17
in Olahraga
Judol

Ilustrasi Judi Online. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Meningkatnya aktivitas judi online (judol) bola selama gelaran Piala Dunia 2026 menjadi perhatian serius kalangan legislatif. Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengambil langkah cepat dan terukur guna mencegah meluasnya praktik perjudian yang diperkirakan akan semakin marak selama kompetisi sepak bola terbesar di dunia tersebut berlangsung.

Menurut Oleh Soleh, judi online bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata yang dapat menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, pemberantasannya harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

BacaJuga:

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

“Fenomena maraknya judi online bola selama Piala Dunia harus menjadi perhatian serius pemerintah dan penegak hukum. Praktik terlarang tersebut harus diberantas sampai ke akar-akarnya,” ujar Oleh Soleh dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Untuk memperkuat upaya pemberantasan, politisi Fraksi PKB tersebut mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membentuk tim gabungan khusus yang bertugas mempercepat pemblokiran dan penutupan situs-situs judi online bola.

Ia menilai langkah tersebut penting mengingat para pelaku judi online terus mencari celah untuk menghindari penindakan. Ketika satu situs ditutup, situs baru kerap muncul dengan alamat dan modus operandi yang berbeda.

“Komdigi bersama Polri harus membentuk tim gabungan untuk menutup situs judi online bola. Pemberantasan judi online bukan perkara mudah karena selalu muncul situs baru setelah dilakukan pemblokiran,” katanya.

Oleh Soleh menegaskan, tantangan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah maupun aparat penegak hukum untuk mengendurkan pengawasan. Sebaliknya, intensitas penindakan harus ditingkatkan selama berlangsungnya Piala Dunia yang diprediksi menyedot perhatian jutaan penggemar sepak bola.

Selain pemblokiran situs, ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Menurutnya, penanganan judi online tidak cukup hanya memutus akses ke platform perjudian, tetapi juga harus menyasar aliran dana yang menopang aktivitas ilegal tersebut.

“Kerja sama dengan PPATK sangat penting untuk memantau transaksi judi online bola selama Piala Dunia. Pendekatan penegakan hukum harus mencakup penelusuran dan pemutusan aliran dana perjudian,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, mengungkapkan bahwa hasil pemantauan lembaganya menunjukkan transaksi deposit judi online cenderung meningkat pada akhir pekan dan melonjak lebih tinggi ketika berlangsung kompetisi sepak bola berskala internasional seperti Piala Dunia.

Temuan tersebut, menurut Oleh Soleh, harus menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperkuat sistem pengawasan dan pencegahan. Ia mengingatkan agar euforia masyarakat menyambut Piala Dunia tidak dimanfaatkan oleh jaringan judi online untuk memperluas praktik ilegal yang merugikan masyarakat.

“Pemerintah harus menjadikan temuan PPATK sebagai dasar untuk memperkuat pengawasan. Jangan sampai euforia Piala Dunia justru dimanfaatkan oleh jaringan judi online untuk memperluas praktik ilegal yang merugikan masyarakat,” pungkasnya.(dil)

Tags: DPR RIJudolPiala Dunia 2026sepak bola

Berita Terkait.

BLISPI
Olahraga

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion
Olahraga

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija
Olahraga

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta
Olahraga

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo
Olahraga

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

OLAHRAGA

BLISPI
Olahraga

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Editor Nasuha
Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16

INDOPOSCO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin membuka Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Youth Cup...

SelengkapnyaDetails
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3136 shares
    Share 1254 Tweet 784
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    910 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Pernyataan Menkes Soal ‘Adaptasi’ Karhutla Tuai Polemik, Kemenkes Klaim Tak Pasrah

    781 shares
    Share 312 Tweet 195
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.