INDOPOSCO.ID – Girl group LE SSERAFIM kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, video challenge lagu terbaru mereka, “BOOMPALA”, menuai kritik setelah diduga menggunakan karakter anjing berbasis kecerdasan buatan (AI) yang disebut menyerupai hewan peliharaan milik sejumlah idol K-Pop.
Dalam video promosi yang diunggah di berbagai platform media sosial, tampak dua ekor anjing menari mengikuti irama lagu “BOOMPALA”. Sementara itu, para member LE SSERAFIM terlihat menyaksikan aksi kedua anjing tersebut dari latar belakang.
Tak lama setelah dirilis, video tersebut memicu perdebatan di kalangan netizen. Banyak pengguna media sosial menduga anjing yang tampil dalam video bukan hewan sungguhan, melainkan hasil rekayasa teknologi AI.
Kritik pun bermunculan. Sejumlah netizen menilai penggunaan AI dalam promosi musik K-Pop sudah berlebihan dan terkesan dipaksakan demi menarik perhatian publik.
Kontroversi semakin memanas setelah sebagian penggemar mengklaim bahwa dua anjing dalam video tersebut diduga terinspirasi dari anjing peliharaan milik Minju bernama Ddungi dan anjing kesayangan Kim Tae-hyung, yakni Yeontan, yang diketahui telah meninggal dunia.
Dugaan tersebut memicu reaksi beragam. Sebagian netizen menganggap penggunaan AI untuk menampilkan sosok hewan yang telah mati sebagai tindakan yang kurang sensitif. Namun, sebagian lainnya menilai tudingan tersebut masih sebatas spekulasi karena belum ada bukti yang menguatkan bahwa karakter anjing dalam video memang dibuat berdasarkan Yeontan maupun Ddungi.
Hingga saat ini, perdebatan mengenai video challenge “BOOMPALA” masih berlangsung di media sosial. Baik LE SSERAFIM maupun agensinya belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan penggunaan AI dan dugaan kemiripan karakter anjing dalam video tersebut.
Informasi mengenai kontroversi ini pertama kali ramai diperbincangkan setelah diberitakan oleh media hiburan Korea, Koreaboo. (mg157)










