• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Peningkatan Kualitas Permohonan Hak PVT Jadi Fokus PVTPP Kementan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01
in Nasional
Kegiatan PVTPP on Talk (PoT) Series ke-97 yang bertajuk Kupas Tuntas Uji BUSS Dalam Permohonan Hak PVT. Foto : Ist

Kegiatan PVTPP on Talk (PoT) Series ke-97 yang bertajuk Kupas Tuntas Uji BUSS Dalam Permohonan Hak PVT. Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong peningkatan kualitas permohonan Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT). Upaya ini diimplementasikan melalui kegiatan PVTPP on Talk (PoT) Series ke-97 yang bertajuk Kupas Tuntas Uji BUSS Dalam Permohonan Hak PVT.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman calon pemohon Hak PVT mengenai pengertian dan prinsip dasar pengujian substantif atau BUSS. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan para pemohon dapat mengisi formulir permohonan Hak PVT secara lebih tepat dan sesuai ketentuan,” ujar Kepala Pusat PVTPP, Leli Nuryati saat membuka kegiatan PVTPP on Talk (PoT) tersebut secara daring, Jumat (5/6/2026).

BacaJuga:

Perpres Ojol Masuki Fase Penentu, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Pengemudi

Wamendikdasmen: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas Lewat Bermain

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

Ia menjelaskan berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 tentang PVT, suatu varietas hanya dapat memperoleh Hak PVT apabila memenuhi seluruh unsur BUSS (Baru, Unik, Seragam, Stabil). Varietas tersebut harus terbukti baru, memiliki keunikan yang dapat dibedakan secara jelas dari varietas lain yang telah dikenal umum, menunjukkan tingkat keseragaman yang memadai, serta memiliki karakter yang stabil setelah diperbanyak secara berulang.

“Pengujian BUSS merupakan instrumen penting untuk memastikan bahwa varietas yang diberikan perlindungan benar-benar merupakan hasil pemuliaan yang memiliki identitas jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” terangnya.

“Keberadaan sistem PVT tidak hanya bertujuan melindungi hak pemulia, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan produktivitas, kualitas, daya saing, dan keberlanjutan sektor pertanian Indonesia. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai mekanisme dan persyaratan pemberian hak PVT menjadi sangat penting bagi seluruh pemangku kepentingan,” pinta Leli.

Lebih lanjut Leli mengatakan masih banyak pihak yang menganggap Uji BUSS hanya sebagai salah satu tahapan administratif dalam proses permohonan. Padahal, pengujian tersebut merupakan inti dari pemeriksaan substantif yang menentukan kelayakan suatu varietas untuk memperoleh perlindungan Hak PVT.

Oleh karena itu, sambungnya, pemahaman mengenai prinsip-prinsip BUSS menjadi sangat penting bagi berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemulia tanaman, peneliti, akademisi, perusahaan benih, serta petugas yang terlibat dalam proses pemeriksaan dan pengelolaan sistem PVT. Melalui peningkatan pemahaman tersebut, diharapkan kualitas permohonan Hak PVT yang diajukan akan semakin baik, sehingga proses pemeriksaan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

“Melalui kegiatan PVTPP On Talk Series kali ini, kami berharap para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai konsep dasar BUSS, metode pengujiannya, penggunaan karakteristik dalam penilaian keunikan, keseragaman, dan kestabilan, hingga berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pemeriksaan substantif di lapangan. Dengan begitu, diharapkan kualitas permohonan hak PVT yang diajukan juga semakin baik sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” tandas Leli.

Perlu diketahui, hingga saat ini, sejak layanan PVT dibuka pada tahun 2004, telah tercatat sebanyak 1.255 permohonan Hak PVT dan 874 sertifikat Hak PVT telah diterbitkan. Target penerbitan sertifikat/surat penolakan Hak PVT tahun 2026 sebanyak 70 varietas dan sampai dengan bulan Mei 2026, Pusat PVTPP Kementan telah menerbitkan sebanyak 48 sertifikat atau 68,57%. (srv)

Tags: Kementanpertanian

Berita Terkait.

ojol
Nasional

Perpres Ojol Masuki Fase Penentu, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Pengemudi

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:06
wamen
Nasional

Wamendikdasmen: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas Lewat Bermain

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:12
Game
Nasional

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:48
Siswa
Nasional

HAN 2026, 88 Juta Anak Indonesia Dinilai Terancam Bullying Digital hingga Produk Adiktif

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:27
I-dewa-Gede
Nasional

Menjemput Lulusan SD Tidak Masuk SMP di Karangasem Berbekal Hypnoparenting

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:44
BRIN Kembangkan Katalis Baru, Produksi Bioavtur dari Biomassa Makin Efisien
Nasional

BRIN Kembangkan Katalis Baru, Produksi Bioavtur dari Biomassa Makin Efisien

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:03

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1180 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2819 shares
    Share 1128 Tweet 705
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.