• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Drama GT World Challenge Monza: Sean Gelael Sempat Tembus P3, Finis P6 Tetap Disyukuri

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 1 Juni 2026 - 08:50
in Olahraga
Sean Gelael

Pebalap Sean Gelael, pada lanjutan GT World Challenge Europe di Sirkuit Monza, Minggu (31/5/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga:

NOC Indonesia Petakan Tantangan Asian Games 2026, Logistik Jadi Kunci Perburuan Medali

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

INDOPOSCO.ID – Balapan GT World Challenge Europe Endurance Cup di Sirkuit Monza, Italia, Minggu (31/5/2026), menghadirkan salah satu pertarungan paling dramatis musim ini. Kecelakaan beruntun sejak tikungan pertama, berkali-kali munculnya Safety Car (SC) dan Full Course Yellow (FCY), hingga finis yang harus dilakukan di bawah pengawalan SC membuat hasil lomba sulit diprediksi hingga detik terakhir.

Di tengah situasi penuh kekacauan tersebut, Sean Gelael bersama tim AF Corse #50 berhasil keluar sebagai salah satu tim yang mampu bertahan dan mengamankan hasil penting. Memulai lomba dari posisi ke-12, Sean bersama Lilou Wadoux dan Arthur Leclerc akhirnya menuntaskan balapan tiga jam yang penuh drama dengan finis di posisi keenam kelas Pro.
Drama langsung terjadi sesaat setelah lampu start padam. Tikungan pertama Monza yang terkenal sempit menjadi titik awal insiden besar ketika Mercedes Getspeed #17 bersenggolan dengan Ferrari AF Corse #51. Tabrakan tersebut memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah mobil dan memaksa beberapa peserta mengakhiri balapan lebih cepat.
Salah satu korban terbesar adalah HRT Ford #64 yang sebelumnya tampil sensasional dengan merebut pole position. Mobil tersebut harus tersingkir setelah terjebak dalam insiden di lap pembuka.
Berbeda dengan banyak rivalnya, Sean yang mendapat tugas sebagai pebalap pertama AF Corse #50 berhasil menghindari kekacauan tersebut. Keputusan dan refleks cepatnya tidak hanya menyelamatkan mobil Ferrari 296 GT3 Evo dari kerusakan, tetapi juga memberinya keuntungan posisi.
Dari posisi start ke-12, Sean langsung melonjak ke posisi sembilan. Momentum itu kemudian dimanfaatkan dengan baik melalui sejumlah manuver bersih dan konsisten untuk terus merangsek ke depan. Secara bertahap ia naik ke posisi tujuh, enam, hingga akhirnya membawa mobil AF Corse #50 menembus posisi ketiga sebelum menyerahkan kemudi kepada Lilou Wadoux.
Wadoux melanjutkan pekerjaan dengan impresif. Dalam balapan yang terus diwarnai insiden serta beberapa kali dinetralisir melalui FCY dan Safety Car, pebalap asal Prancis tersebut mampu menjaga ritme dan mempertahankan tim di zona depan persaingan kelas Pro.
Ketika Arthur Leclerc mengambil alih kemudi pada stint terakhir, peluang untuk menyerang posisi lebih tinggi makin terbatas. Berulang kali netralisasi lomba membuat para pebalap kesulitan membangun strategi dan momentum. Bahkan balapan akhirnya ditutup di bawah pengawalan Safety Car.
Dalam kondisi tersebut, Leclerc membawa AF Corse #50 menyentuh garis finis di posisi keenam kelas Pro.
Meski gagal naik podium, hasil tersebut tetap dinilai positif mengingat tantangan yang dihadapi sepanjang balapan. Start dari luar 10 besar, tingginya risiko kecelakaan, serta kondisi lomba yang tidak stabil membuat finis di enam besar menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.
Yang tak kalah penting, Ferrari 296 GT3 Evo milik AF Corse mampu keluar tanpa kerusakan berarti meski berada di tengah balapan yang dipenuhi insiden sejak lap pertama.
Menariknya, kemenangan keseluruhan di Monza justru diraih tim dari kelas Silver. Tressor Attempto Racing #66 yang menggunakan Audi berhasil tampil sebagai pemenang, mengalahkan para peserta dari kelas Pro dan Gold yang selama ini lebih difavoritkan.
Usai melewati ujian berat di Monza, fokus Sean Gelael kini beralih ke putaran paling bergengsi dalam kalender GT World Challenge Europe Endurance Cup, yakni balapan legendaris 24 Hours of Spa di Belgia pada akhir Juni mendatang.
Dengan pengalaman menghadapi kerasnya persaingan di Monza, Sean dan AF Corse membawa bekal berharga untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di Spa, ajang yang kerap menjadi penentu reputasi para pebalap endurance dunia.(rmn)
Tags: GT World Challenge Europesean gelaelSirkuit Monza

Berita Terkait.

Raja Sapta Oktohari
Olahraga

NOC Indonesia Petakan Tantangan Asian Games 2026, Logistik Jadi Kunci Perburuan Medali

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:07
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24
Messi
Olahraga

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
jadi Rajagukguk
Olahraga

RALB NOC Indonesia Putuskan Kongres Usai Olimpiade 2028, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:02
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol
Olahraga

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak
Olahraga

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3187 shares
    Share 1275 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2783 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.