• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Final Liga Champions: Arsenal Pede Cetak Sejarah, PSG Optimistis Pertahankan Mahkota

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:03
in Olahraga
Saka

Laga Arsenal vs PSG dalam league phase di Liga Champions awal Oktober 2024 lalu. Foto: Dok. Arsenal

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Budapest akan menjadi saksi lahirnya sejarah baru atau berlanjutnya dominasi lama saat Arsenal dan Paris Saint-Germain (PSG) saling berhadapan pada final Liga Champions 2025/2026 di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.

Laga puncak ini menghadirkan dua misi besar yang berbeda. Arsenal datang dengan ambisi mengakhiri penantian panjang untuk meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Sementara itu, PSG bertekad mempertahankan mahkota Eropa yang mereka rebut musim lalu sekaligus menegaskan diri sebagai kekuatan baru di benua biru.

BacaJuga:

NOC Indonesia Petakan Tantangan Asian Games 2026, Logistik Jadi Kunci Perburuan Medali

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Kepercayaan diri Arsenal tengah berada di titik tertinggi. Pasukan Mikel Arteta tiba di Budapest dengan status juara Liga Inggris setelah berhasil mengungguli Manchester City dalam perebutan gelar domestik.

Bagi Arteta, final ini bukan sekadar pertandingan, melainkan kesempatan emas untuk mengukir babak baru dalam perjalanan Arsenal.

“Saya pikir ini adalah kesempatan untuk memanfaatkan momen ini, karena ini baru kedua kalinya dalam sejarah kami berada di tahap ini. Dan besok (malam ini, red) kami memiliki peluang untuk menulis babak baru dalam sejarah klub sepak bola ini,” ujar Arteta dalam keterangan resmi klib, Sabtu (30/5/2026).

“Untuk melakukannya, kami harus bermain dengan kejelasan, keberanian yang besar, dan hasrat yang tak kenal lelah untuk meraih kemenangan. Kami memiliki ketiga aspek tersebut, dan saya yakin kami akan sangat dekat dengan kemenangan,” sambungnya.

Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa keberhasilan menjuarai Premier League belum membuat timnya puas. Arsenal kini membidik gelar kedua musim ini untuk menyempurnakan perjalanan mereka.

“Ambisi kami lebih besar. Kami sudah memenangkan satu gelar dan kami menginginkan gelar kedua. Itu yang terus kami bicarakan. Kesuksesan itu harus menjadi landasan untuk mencapai tujuan yang lebih besar dan membidik pencapaian yang lebih tinggi,” tegas Arteta.

“Tim ini mampu melakukannya karena kami telah menunjukkannya dalam dua atau tiga musim terakhir di kompetisi ini, dan saya ingin para pemain memiliki keyakinan penuh bahwa kami akan pergi dan mewujudkannya,” tambahnya.

Di sisi lain, PSG datang dengan mentalitas juara bertahan. Di bawah arahan Luis Enrique, Les Parisiens bertekad mempertahankan supremasi mereka di Eropa sekaligus menggagalkan impian Arsenal untuk mencatatkan sejarah.

Enrique menilai kedua tim sebenarnya memiliki filosofi permainan yang tidak jauh berbeda. Namun, masing-masing memiliki pendekatan tersendiri dalam membangun identitas di atas lapangan.

“Saya tidak akan mengatakan bahwa kami memiliki dua visi yang berbeda. Kami memiliki ide yang serupa, tetapi menempuh jalan yang berbeda. Mereka juga mencetak banyak gol, dan kami juga merupakan tim yang bertahan dengan sangat baik, kami hanya mengambil jalur yang berbeda untuk mencapai hal tersebut,” kata Enrique.

Meski demikian, mantan pelatih Barcelona itu mengingatkan bahwa atmosfer final selalu menghadirkan tantangan yang berbeda dibanding pertandingan biasa. Pengalaman dan ketenangan menjadi faktor penting dalam laga sebesar ini.

“Menghadapi sebuah final selalu merupakan sesuatu yang berbeda. Anda harus memanfaatkannya sebaik mungkin karena Anda tidak pernah tahu kapan akan bermain di final lagi. Kami mengenal mereka dengan cukup baik karena kami telah beberapa kali bertemu dalam beberapa tahun terakhir,” tutur Enrique,

“Selalu ada detail-detail yang bisa kami sesuaikan, saya pikir kami masih bisa meningkatkan performa kami baik dalam menyerang maupun bertahan,” tutupnya.

Pertarungan di Budapest pun dipastikan menyajikan duel menarik antara ambisi dan pengalaman. Arsenal berusaha membuka lembaran emas pertama mereka di panggung tertinggi Eropa, sedangkan PSG ingin membuktikan bahwa keberhasilan musim lalu bukanlah kebetulan semata.(her)

Tags: ArsenalLiga ChampionsParis Saint-Germainsepakbola

Berita Terkait.

Raja Sapta Oktohari
Olahraga

NOC Indonesia Petakan Tantangan Asian Games 2026, Logistik Jadi Kunci Perburuan Medali

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:07
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24
Messi
Olahraga

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
jadi Rajagukguk
Olahraga

RALB NOC Indonesia Putuskan Kongres Usai Olimpiade 2028, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:02
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol
Olahraga

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak
Olahraga

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3187 shares
    Share 1275 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2784 shares
    Share 1114 Tweet 696
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.