INDOPOSCO.ID – Menjawab tantangan krisis iklim tepat di momentum Hari Bumi 2026, Novotel Jakarta Pulomas mengantongi sertifikat reduksi emisi karbon dari GUAVA. Langkah itu menandai transformasi hotel dalam menekan jejak karbon secara drastis melalui sistem amenitas ramah lingkungan yang berkelanjutan.
GUAVA menyerahkan sertifikat itu sebagai bentuk pengakuan atas hasil verifikasi dampak lingkungan yang dilakukan bersama mitra ahli melalui metode analisis siklus hidup produk (LCA). Dengan meninjau total distribusi amenitas sepanjang periode Januari hingga Desember, sistem ini memastikan bahwa penilaian terhadap upaya penurunan jejak karbon dilakukan secara kredibel dan objektif.
Inisiatif itu merupakan bagian dari upaya keberlanjutan global yang selaras dengan United Nations, serta telah diangkat dalam studi kasus United Nations Global Compact bertajuk “Scaling Sustainable Impact in Hospitality: The GUAVA Model.”
CEO GUAVA Gabriel Tan mengatakan, sertifikasi tersebut tidak hanya merepresentasikan penurunan emisi karbon yang terukur, tetapi juga mencerminkan komitmen nyata industri perhotelan dalam mengadopsi solusi operasional yang lebih berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa langkah-langkah kecil yang terukur, ketika dilakukan secara konsisten, dapat menciptakan dampak yang signifikan bagi lingkungan,” kata Gabriel Tan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
General Manager Novotel Jakarta Pulomas Lisa P. Sanjoyo menyatakan, penerimaan penghargaan di Hari Bumi ini memperkuat dedikasi dalam memastikan setiap aspek operasional hotel tetap berpegang pada prinsip keberlanjutan demi menjaga kelestarian lingkungan.
“Momentum Hari Bumi menjadi pengingat sekaligus penguat komitmen kami untuk terus mengintegrasikan praktik keberlanjutan dalam setiap aspek operasional. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa upaya yang kami lakukan memberikan,” katanya.(srv)










