• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonomi Sirkular Dorong Industri Sawit Lebih Ramah Lingkungan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 15 April 2026 - 15:03
in Ekonomi
sawit

Pekerja memuat tandan buah segar kelapa sawit, komoditas yang berpotensi besar dikembangkan dengan model ekonomi sirkular untuk menghasilkan produk bernilai tambah. Foto: BPDP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Industri kelapa sawit di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menerapkan model ekonomi sirkular.

Dosen sekaligus peneliti di Pusat Studi Sawit IPB University, Siti Nikmatin, mengatakan bahwa model ekonomi sirkular bisa diterapkan di industri kelapa sawit nasional mulai dari sektor hulu hingga hilir. Dengan model tersebut, industri kelapa sawit bisa mengubah limbah menjadi produk bernilai tambah dan berdaya saing.

BacaJuga:

BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily dan Kebun Pangan Perempuan di Yogyakarta

Majoris, Bank Muamalat dan Trimegah Kembangkan Investasi Filantropi Syariah

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 T hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 3,9 Persen

“Model ekonomi sirkular memungkinkan untuk diterapkan di industri kelapa sawit dan memang harus diterapkan. Bagaimana menerapkan itu semua? Pastinya membutuhkan ilmu dan teknologi,” katanya di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Kelapa sawit merupakan tanaman yang dikategorikan sebagai zero waste crop atau tanaman nihil limbah. Seluruh bagian dari tanaman sawit mulai dari buah, biji, pelepah, tandan kosong, hingga batang, dapat diolah menjadi produk yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia.

Nikmatin mencontohkan, tandan kosong kelapa sawit atau TKKS dapat dioptimalkan menjadi produk-produk biomaterial seperti helm, rompi anti-peluru, hingga sepatu. Sebagai peneliti, ia telah melakukan berbagai macam penelitian inovatif yang menghasilkan produk-produk berbahan dasar limbah TKKS tersebut.

Kemudian cangkang sawit atau palm oil shell dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah yang memberikan kontribusi positif terhadap transisi energi terbarukan. Pemanfaatan cangkang sawit meliputi bahan bakar boiler di pabrik kelapa sawit, bahan campuran beton dan material bangunan, hingga bahan baku biobriket dan biopellet.

“Jadi, yang saya lakukan untuk memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit menjadi produk-produk biomaterial itu merupakan upaya untuk menerapkan model ekonomi sirkular di industri sawit,” tuturnya.

Dosen dari Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University ini mengatakan, dirinya banyak mendapat dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP dalam melakukan penelitian yang mendukung penerapan ekonomi sirkular di industri sawit.

“Sudah ada bukti nyata bahwa BPDP mendukung penelitian inovatif untuk kemajuan sawit di Indonesia. Saya termasuk peneliti yang mendapat dukungan dana penelitian sawit dari BPDP,” terangnya.

Nikmatin menegaskan, penerapan model ekonomi sirkular di industri kelapa sawit akan memberi dampak positif terhadap lingkungan dan ekonomi. Ia menjelaskan produk turunan berbahan dasar limbah kelapa sawit bisa mendukung kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan nilai ekonomi.

Selain dampak positif ke ekonomi dan lingkungan, penerapan model ekonomi sirkular juga berpotensi untuk memberi dampak positif ke sektor sosial. Ia mengatakan industri sawit bisa melibatkan masyarakat sekitar pabrik atau perkebunan dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai tambah ekonomi.

“Kalau memang perusahaan itu tidak mengolah semua sendiri, bisa melibatkan masyarakat di lingkungan perkebunan kelapa sawit. Pastinya itu akan membawa dampak positif ke masyarakat,” tambahnya. (her)

Tags: ekonomi sirkularindustri sawitKelapa SawitRamah Lingkungan

Berita Terkait.

BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily dan Kebun Pangan Perempuan di Yogyakarta
Ekonomi

BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily dan Kebun Pangan Perempuan di Yogyakarta

Senin, 2 November 2026 - 20:16
Pramono Kukuhkan Duta Antihoaks 2026, Penggerak Perubahan Perilaku Digital
Ekonomi

Majoris, Bank Muamalat dan Trimegah Kembangkan Investasi Filantropi Syariah

Senin, 2 November 2026 - 20:05
Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 T hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 3,9 Persen
Ekonomi

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 T hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 3,9 Persen

Senin, 2 November 2026 - 18:54
Pramono Kukuhkan Duta Antihoaks 2026, Penggerak Perubahan Perilaku Digital
Ekonomi

Investasi Konten Lokal WeTV Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Kreatif

Senin, 2 November 2026 - 18:28
sintec
Ekonomi

Sepatu Buatan Ngawi Mulai Masuk Belgia, Sintec Kirim 12.914 Pasang

Senin, 2 November 2026 - 17:07
pertamina
Ekonomi

PHE Catat Produksi Migas 945 Ribu BOEPD hingga September 2026

Senin, 2 November 2026 - 15:15

OLAHRAGA

bca
Olahraga

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 04:14

INDOPOSCO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka kompetisi lari dan investasi bertajuk Runvestasi 2026: Wealth Life Balance...

SelengkapnyaDetails
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1830 shares
    Share 732 Tweet 458
  • Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5162 shares
    Share 2065 Tweet 1291
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.