INDOPOSCO.ID – Sejumlah warga mengaku sangat terbantu adanya layanan Hallo Kakan yang dicetus Kantor Pertanahan atau BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Jauhari (46) warga Desa Tegal Angus, Kecamatan Teluk Naga, mengaku tidak perlu lagi datang jauh jauh ke kantor BPN yang terletak di Pusat Pemerintan Kabupaten (Puspemkab) Tiga Raksa, menanyakan progres penerbitam sertifikat tanah pertama kali milikmya yang didaftarkannya dua bulan lalu.
“Saya mengirimkan pesan melalui WhatsApp dengan Nomor 0822314545 dengan menyebutkan nomor SPS (Surat Perintah Setor), dan tak lama kemudian saya mendapatkan jawaban bahwa berkas saya sudah selesai di bagian pengukuran,” ungkap Jauhari,Selasa (7/4/2026).
Hal senada dikatakan Roimah (39) warga Dess Cangkudu, Kecamatan Balajara yang mengaku adanya program Hallo Kakan ini memudahkan dirinya mamantau penyelesaian pemecahan sertifikat di BPN Kabupaten Tangerang.”Jadi saya tahu kapan pemecahan sertifikat saya selesai, dan nanti tinggal diambil di loket setelah mendapat jawaban dari WhatsApp Hallo Kakan,” cetusnya.
Sementara kepala BPN Kabupaten Tangerang Febri Effendi S.SiT, M.M,mengatakan,sejak diluncurka layanan Hallo Kakan beberapa bulan lalu sudah ratusan pesan yang masuk,baik yang mengadu karena adanya keterlambatan layanan karena kekurangan persyararan, maupun menanyakan kapan sertifikatnya selesai.
Ia mengatakn, layanan Hallo Kakan ii adalah sebagai upaya Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Tangerang, memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dengan terus berbenah.“Saya Bersama para kepala seksi dan staf berkomitmen terus untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Tangerang,” ucap Febri.
Febri mengatakan bahwa selama ini masih menerima keluhan dan aduan dari masyarakat/pengguna layanan, karena itu harus terus melakukan perubahan untuk dengan terus meningkatkan integritas, melalui perbaikan-perbaikan kompetensi Sumber Daya Masyarakat (SDM), kemudahan layanan, kepastian dan respon dengan langkah-langkah. Yaitu,Penguatan Integritas dan Komptensi SDM sehingga bekerja sesuai prosedur/ketentuan bukan berdasarkan kebiasaan dan perlunyapenataan SDM untuk memberikan penyegaran.
Selain itu,dirinya menekankan kepada staf tidak boleh ada diskriminasi terhadap pengguna layanan dan memastikan masyarakat/pengguna layanan dapat mengetahuai Syarat, Prosedur dan Biaya dengan mengunduh aplikasi Sentuh Tanahku di App Playstore.
“Di loket layanan petugas membuat ceklist kelengkapan berkas sehingga berkas yang masuk di loket layanan dipastikan lengkap sehingga dapat terlayani dengan baik, sehingga tidak berdampak tunggakan/berkas tidak selesai maupun berdampak hukum baik Tata Usaha Negara, Perdata maupun Pidana,” tegasnya.
Febri berharap, masyarakat pengguna layanan dapat mengurus langsung ke loket layanan pertanahan karena sudah disediakan loket prioritas kepada masyarakat langsung, untuk menghindari adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melalui percaloan. Jika menggunakan kuasa untuk melihat, memilih dan menentukan Kuasa yang dapat terpercaya.
“Kita ingin memastikan bahwa berkas yang sudah masuk yang menjadi tunggakan pekerjaan dapat selesai dengan pasti, sehingga apabila ada berkas yang diketahui belum lengkap harus segera dikomunikasikan supaya lengkap, dengan berpedoman pada surat edaran Sekjend untuk pedoman penanganan layanan Tunggakan yang harus dilaksanakan untuk kegiatan Pelayanan,” cetusnya.
Ia bersama seluruh pegawai berkomitmen untuk terus melakukan layanan yang terbaik dengan melaksanakan perintah dan arahan pimpinan untuk tuntas tunggakan serta tidak menambah tunggakan baru menuju Rasio 0 tunggakan.
“Kami ingin memastikan apabila ada keluhan dan pengaduan dari masyarakat/pengguna layanan dapat direspon dan ditangani dengan baik, cepat, tepat. Aduan tersebut dapat disampaikan langsung kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melalui Halo Kakan dengan Nomor WA 0822314545, akan dilayani pada jam Kerja, dengan harapan mewujudkan Respon yang Baik, Cepat, Tepat dan Tuntas,” tuturnya.
Perbaikan layanan dan adanya inovasi layanan Hallo Kakan ini tak terlepas dari arahan Kepala Kantor Wilayah BPN Prov. Banten Horison Mocodompis yang meginginkan seleuru Kantah di Prpvinsi Banten non residu atau 0 tunggakan pekerjaan.
Untuk itu, Febri, mendorong masyarakat untuk mengakses kanal-kanal resmi Kementerian ATR-BPN untuk mengetahui syarat ketentuan dan dokumen sebelum pendaftaran ke Kantor.
“Kalau bisa diurus sendiri untuk mengetahui persyaratan masyarakat dihimbau tidak memberikan biaya diluar ketentuan peraturan perundangaWn yang berlaku,” tandasnya. (srv)










