• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

400 Riset Didanai, PASPI Nilai Komitmen BPDP di Sawit Nyata

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 7 April 2026 - 22:43
in Ekonomi
sawit

Ilustrasi - Buah sawit segar di genggaman pekerja kebun, simbol mata rantai awal industri kelapa sawit yang menopang energi, pangan, dan ekonomi masyarakat dari hulu hingga hilir. Foto: BPDP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peran riset dinilai menjadi kunci masa depan industri kelapa sawit Indonesia. Di tengah tekanan isu global, tantangan produktivitas, dan tuntutan keberlanjutan, komitmen pendanaan riset oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mendapat apresiasi dari kalangan pengamat kebijakan sawit.

Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) menilai dukungan BPDPKS terhadap riset sawit terlihat nyata. Hingga 2025, lembaga tersebut tercatat telah mendanai sekitar 400 judul penelitian yang mencakup spektrum luas dari hulu hingga hilir industri.

BacaJuga:

Dua Raksasa Kripto Dunia Masuk Vietnam, CAEX Siap Jadi Bursa Teregulasi Baru

Gerak Cepat Pertamina: Program Pasar Murah Sasar Warga Rentan di Seluruh Indonesia

Program UMiMAX Pertamina Bantu Rakyat Bangkit dan Berdaya Ekonomi

Direktur Eksekutif PASPI, Tungkot Sipayung, menyebut pembiayaan riset itu meliputi pengembangan material baru berbasis sawit dan biomassa bernilai tambah tinggi, studi lingkungan perkebunan, hingga kajian sertifikasi untuk mendorong sawit berkelanjutan dan ekonomi sirkular.

“Riset yang dibiayai BPDP mulai dari hulu hingga hilir sektor kelapa sawit. Dari sudut ini, komitmen BPDP dalam mendukung riset sawit sangat jelas terlihat,” ujar Tungkot di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Namun demikian, PASPI mengingatkan adanya pekerjaan rumah besar: hasil riset belum banyak yang bertransformasi menjadi inovasi bisnis di lapangan. Menurut Tungkot, sebagian besar penelitian masih berhenti pada publikasi ilmiah dan belum masuk tahap implementasi praktis di industri.

Tungkot mencontohkan banyaknya riset terkait penyakit ganoderma pada kelapa sawit yang hingga kini belum diikuti kebijakan nasional yang solutif.

“Yang diperlukan industri sawit adalah inovasi bisnis. Agak ironi, riset semakin banyak tetapi produktivitas sawit stagnan bahkan menurun,” tegasnya.

Penulis buku Mitos dan Fakta Industri Minyak Sawit Indonesia itu menilai perlu perubahan paradigma riset dari supply-driven menjadi market-driven. Artinya, riset harus berangkat dari persoalan riil di lapangan dan kebutuhan industri.

PASPI juga menyoroti pentingnya riset dalam menjawab kampanye negatif global terhadap sawit. Menurutnya, tantangan persepsi publik internasional belum diimbangi dukungan riset yang memadai untuk memperkuat narasi berbasis data dan sains.

“Secanggih apa pun riset, jika tidak menghasilkan solusi atas masalah riil industri, tidak banyak gunanya. Di era informasi, persepsi publik tidak boleh dianggap enteng,” pungkasnya.

PASPI berharap BPDPKS dapat terus mengoptimalkan dukungan riset melalui evaluasi berkala, sehingga invensi yang dihasilkan para peneliti dapat lebih cepat dihilirisasi menjadi inovasi, kebijakan, dan praktik bisnis yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, efisiensi, serta keberlanjutan industri kelapa sawit nasional. (rmn)

Tags: BPDPBPDPKSKelapa SawitPASPITungkot Sipayung

Berita Terkait.

Dua Raksasa Kripto Dunia Masuk Vietnam, CAEX Siap Jadi Bursa Teregulasi Baru
Ekonomi

Dua Raksasa Kripto Dunia Masuk Vietnam, CAEX Siap Jadi Bursa Teregulasi Baru

Minggu, 12 April 2026 - 17:31
Pasar-Murah
Ekonomi

Gerak Cepat Pertamina: Program Pasar Murah Sasar Warga Rentan di Seluruh Indonesia

Minggu, 12 April 2026 - 15:08
uMiMax
Ekonomi

Program UMiMAX Pertamina Bantu Rakyat Bangkit dan Berdaya Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 09:02
RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang
Ekonomi

RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang

Sabtu, 11 April 2026 - 13:31
PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon
Ekonomi

PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon

Sabtu, 11 April 2026 - 10:22
Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi
Ekonomi

Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi

Sabtu, 11 April 2026 - 09:21

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2340 shares
    Share 936 Tweet 585
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    818 shares
    Share 327 Tweet 205
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    784 shares
    Share 314 Tweet 196
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.