INDOPOSCO.ID – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin melepas 1.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sektor hospitality yang akan bertolak ke Bulgaria. Pelepasan tersebut berlangsung di Bali, Kamis (2/4/2026).
Mukhtarudin menyatakan, kegiatan itu terasa sangat bermakna karena bertepatan dengan suasana Purnama Kedasa yang dimaknainya sebagai simbol penyucian diri dan peneguhan niat bagi para pekerja yang akan mengadu nasib di mancanegara.
“Langkah besar saudara ke dunia kerja global harus didasari niat yang bersih dan kesiapan matang. Saudara bukan hanya bekerja, tapi menjadi duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia di mata dunia,” kata Mukhtarudin di hadapan para CPMI di Bali, Kamis (2/4/2026).
Ia memberikan pesan mendalam kepada para CPMI agar tetap disiplin dan menjaga integritas, sekaligus mengingatkan pentingnya mengelola penghasilan dengan bijak guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Bekerjalah dengan profesional, patuhi hukum negara setempat, dan kelola uang dengan bijak. Paling penting, jauhi judi online serta berhati-hati terhadap phishing dan scam yang marak terjadi,” pesan Mukhtarudin.
Bulgaria kini menjadi negara tujuan strategis bagi tenaga kerja profesional Indonesia. Berdasarkan data Kementerian P2MI, sektor hospitality menjadi primadona dengan total akumulasi penempatan mencapai 1.377 orang.
Pada kuartal pertama tahun 2026 saja, tercatat sudah ada 360 orang yang ditempatkan di sektor tersebut. “Lonjakan signifikan pada tahun 2025 dan awal 2026 membuktikan bahwa kualitas pelayanan dan etos kerja tenaga kerja Indonesia sangat diakui di Bulgaria. Ini adalah pintu gerbang penting di Eropa,” imbuh Mukhtarudin.
Turut hadir dalam acara tersebut Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali Gede Sumarjaya Linggih, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, serta Dirjen Penempatan KP2MI Ahnas. (dan)









