• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hensa Sentil Fenomena SPPG: Fokus Gizi, Bukan Gaya Hidup

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 29 Maret 2026 - 18:18
in Nasional
sppg

Ilustrasi - SPPG Gagaksipat yang juga berada di bawah Yayasan Bangun Gizi Nusantara di Boyolali, Jawa Tengah. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pernyataan yang awalnya terdengar santai justru berujung viral. Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa mendadak jadi sorotan publik usai mengomentari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam kanal YouTube pribadinya.

Dalam tayangan bertajuk “HENSA FM – MARGI: BAYANGIN GIMANA JADINYA ADA GROUP KABINET TANPA GIBRAN?”, Hensa melontarkan pernyataan yang memancing beragam tafsir. Ia secara terbuka mengaku tak tertarik memiliki SPPG.

BacaJuga:

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Momentum Libur Hari Raya Tunjukan Pergerakan Wisnus Meski Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Wamen Isyana: Kemendukbangga Hadirkan Program Prioritas Dukung Perempuan melalui GATI dan Tamasya

“Biarin (yang punya SPPG) itu yang buat lain aja, itu kan kenikmatan dunia,” kata Hensa dalam tayangan YouTube-nya tersebut.

Ucapan tersebut cepat menyebar di media sosial. Banyak yang menilai serius, tak sedikit pula yang menangkapnya sebagai sindiran halus.

Namun, Hensa menegaskan, tidak ada maksud besar di balik pernyataan itu. Ia menyebutnya sekadar celetukan ringan.

Menurutnya, momentum viral itu tak lepas dari kondisi yang sedang berkembang. Sejumlah kasus pemilik SPPG yang menuai kontroversi, mulai dari operasional dihentikan hingga aksi pamer gaya hidup, ikut memperkuat gaung pernyataannya.

“Itu kan biasa saja, bahkan cenderung humor dan kebetulan bersamaan dengan viralnya beberapa case (kasus) pemilik SPPG yang berbuat ulah hingga dihentikan SPPG-nya. Selain itu, saya kan akademisi, bukan pebisnis masakan,” kata Hensa meluruskan pernyataannya itu.

Lebih jauh, pendiri KedaiKOPI itu mengingatkan bahwa fokus utama SPPG seharusnya tidak bergeser. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, lanjut Hensa, punya misi yang jauh lebih penting dari sekadar keuntungan.

“Sudah sewajarnya dan sewajibnya para pemilik SPPG itu berkonsentrasi untuk memenuhi standar gizi seperti tujuan awalnya Program MBG yang dicetuskan Pak Prabowo,” kata Hensa.

Hensa juga menyoroti fenomena “flexing” yang dilakukan sebagian pengelola. Baginya, tindakan tersebut justru berisiko merusak kepercayaan publik.

“Konsentrasi saja memenuhi gizi atau standar gizi yang memang sudah diwajibkan dalam MBG. Gak perlu flexing, gak perlu joget-joget,” tegas founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Ia bahkan menyinggung soal insentif harian yang kerap dipamerkan di media sosial.

“Insentif itu adalah niat baik pemerintah. Justru itulah yang harusnya dijaga, bukan dipamerkan,” tambahnya.

Di tengah perdebatan, satu hal menjadi jelas, ketika program publik bertemu eksposur media sosial, batas antara niat baik, candaan, dan persepsi publik bisa menjadi sangat tipis. (her)

Tags: Gaya HidupgiziHendri SatrioHensaSPPG

Berita Terkait.

Petugas
Nasional

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Jumat, 10 April 2026 - 04:30
Penumpang
Nasional

Momentum Libur Hari Raya Tunjukan Pergerakan Wisnus Meski Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Jumat, 10 April 2026 - 02:18
Ratu-Ayu
Nasional

Wamen Isyana: Kemendukbangga Hadirkan Program Prioritas Dukung Perempuan melalui GATI dan Tamasya

Jumat, 10 April 2026 - 00:46
Penggilingan
Nasional

Gabah Turun Akibat Ratusan Hektar Sawah Rusak, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji Audiensi ke DPR

Kamis, 9 April 2026 - 23:45
Anugerah
Nasional

Hijau Makin Dominan, PLN NP Lampaui KPI PROPER 2025

Kamis, 9 April 2026 - 22:24
Rini
Nasional

Menteri PANRB: Kualitas SDM Ujung Tombak Kesuksesan Optimalisasi PHTC Presiden

Kamis, 9 April 2026 - 21:23

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.