INDOPOSCO.ID – PT Pertamina (Persero) kembali menghadirkan inovasi dalam layanan mudik Lebaran. Untuk pertama kalinya, perusahaan energi nasional ini menggelar layanan mobilisasi arus balik menuju Daerah Khusus Jakarta dalam rangkaian program Mudik Bareng Pertamina 2026.
Tak sekadar memfasilitasi perjalanan pulang, program ini dirancang sebagai solusi mobilitas yang lebih nyaman, aman, sekaligus efisien energi di tengah tingginya pergerakan masyarakat pasca-Idulfitri.
Sebanyak lebih dari 900 pemudik diberangkatkan secara serentak dari empat kota besar, yakni Cirebon, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya menuju Jakarta dengan armada bus yang telah disiapkan.
Pelepasan pemudik dari Semarang, dilakukan oleh Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono di Gajahmada Plaza (Parkiran Simpang Lima), Sabtu (28/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Condro menegaskan bahwa program ini bukan sekadar layanan transportasi, tetapi juga bentuk kolaborasi untuk menciptakan perjalanan yang lebih tertib.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian Pertamina dalam mendukung mobilitas masyarakat. Kami ingin mendampingi perjalanan dari awal hingga akhir, tidak hanya saat perjalanan mudik tetapi juga saat kembali ke Jakarta. Melalui penggunaan transportasi bersama, kami juga berharap dapat mendorong efisiensi energi sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama Lebaran,” kata Condro.
Senada dengan itu, Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menekankan pentingnya pengalaman perjalanan yang aman hingga tujuan akhir.
“Kami ingin memastikan para pemudik dapat kembali ke Jakarta dengan lancar dan selamat setelah merayakan Idulfitri bersama keluarga,” jelas Arya.
Ia juga menambahkan program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata Pertamina dalam mendukung agenda efisiensi energi nasional.
“Program layanan mudik dan balik menggunakan transportasi massal, merupakan langkah konkrit mengurangi pemakaian BBM. Kami berharap, masyarakat bisa tiba di Jakarta dengan nyaman, aman dan bangga karena telah mendukung keberlanjutan energi bagi bangsa,” tutup Arya.
Sebelumnya, pada 15 Maret 2026, Pertamina telah lebih dulu memberangkatkan lebih dari 5.000 pemudik menggunakan 153 bus menuju 23 kota di Pulau Jawa. Mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan perjalanan yang lebih tertib sekaligus ramah lingkungan.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina sebagai motor penggerak transisi energi nasional. Perusahaan terus mendorong pencapaian target Net Zero Emission 2060 serta berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs), melalui penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini operasionalnya.
Dengan pendekatan ini, mudik tak lagi sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan. (her)








