INDOPOSCO.ID – Aura baru mulai terasa di tubuh Timnas Indonesia. Menjelang gelaran FIFA Series 2026 di Jakarta, semangat para pemain kian menyala, dan salah satu yang paling vokal menyuarakan optimisme adalah kapten tim Jay Idzes.
Bek tangguh yang kini merumput bersama Sassuolo di Serie A itu menyambut hangat babak baru bersama pelatih anyar, John Herdman. Bukan sekadar pergantian pelatih, bagi Idzes ini adalah awal dari sesuatu yang lebih besar.
Skuad Garuda dijadwalkan membuka langkah mereka dengan menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (27/3/2026). Laga ini akan menjadi panggung pertama bagi wajah baru di kursi kepelatihan.
Namun, jauh sebelum peluit kick-off dibunyikan, pondasi komunikasi sudah dibangun dengan serius. Idzes mengungkapkan bahwa pendekatan Herdman terasa berbeda, lebih personal dan intens.
“Persiapan untuk FIFA Series di bulan Maret ini penting. Kami punya staf baru, pelatih baru, dan kami sangat menantikan untuk bekerja sama. Saya sudah berbicara dengan pelatih beberapa kali dan saya merasa seperti semua orang dari tim,” ujar Idzes dalam wawancara yang diunggah akun Instagram Sassuolo, dikutip pada Rabu (25/3/2026).
Tak berhenti di situ, hubungan keduanya bahkan sudah terjalin lintas negara. Herdman disebut sempat terbang langsung ke Italia untuk bertemu Idzes—sebuah langkah yang meninggalkan kesan mendalam.
“Dia pernah di Eropa, dia sempat ke Italia menemui saya di sini. Saya sangat senang dengan pendekatannya untuk timnas dan saya pikir dia punya banyak hal baik untuk disampaikan, banyak ide bagus,” jelas Bang Jay—sapaan suporter untuk Jay Idzes.
Bagi Idzes, bukan hanya dirinya yang merasakan energi positif ini. Seluruh skuad disebutnya tengah berada dalam mood yang sama—antusias, lapar, dan siap membangun ulang chemistry tim.
Ajang FIFA Series kali ini pun terasa spesial. Garuda tak hanya menghadapi satu gaya permainan, tetapi akan diuji oleh beragam karakter tim dari berbagai konfederasi seperti Bulgaria, Kepulauan Solomon, hingga Saint Kitts and Nevis.
“Para pemain sangat bersemangat untuk kembali ke tim nasional setelah terakhir kali kami bersama. Dan ya, kami akan membangun kembali fokus pada FIFA Series dan saya pikir itu bagus untuk kami bermain melawan berbagai negara dari berbagai benua, sehingga Anda bisa merasakan dan melihat seperti apa permainannya nanti,” tambahnya.
Dengan semangat baru, pendekatan segar, dan lawan yang beragam, FIFA Series 2026 bukan sekadar turnamen uji coba, melainkan titik awal pembentukan identitas baru Timnas Indonesia. (her)










