INDOPOSCO.ID – Pekan ke-28 Super League menghadirkan dua cerita berbeda, tentang ketenangan yang berbuah kemenangan dan keganasan yang berubah menjadi pesta gol, pada Minggu (19/4/2026).
Di Stadion Brawijaya, Persik Kediri menunjukkan bahwa efektivitas lebih berharga daripada sekadar dominasi. Menghadapi Persita Tangerang, tim berjuluk Macan Putih tampil sabar di bawah tekanan.
Persita sebenarnya tampil lebih agresif sejak awal. Serangan demi serangan mereka bangun dengan intensitas tinggi, memaksa lini belakang tuan rumah bekerja ekstra. Namun justru di tengah tekanan itulah, Persik menemukan celah.
Menit ke-21 menjadi titik balik. Jon Toral memaksimalkan peluang dengan dingin, mengirim bola ke gawang dan mengubah arah pertandingan. Gol itu bukan hanya soal keunggulan, tapi juga tentang bagaimana Persik mengontrol tempo setelahnya.
Persita terus mencoba membalas. Eber Bessa hampir menyamakan kedudukan lewat sepakan voli yang mengancam, namun digagalkan oleh aksi gemilang Leonardo Navacchio di bawah mistar.
Tekanan belum berhenti. Hokky Caraka dan Ahmad Nur Hardianto sempat menciptakan peluang beruntun, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat Persita harus menelan frustrasi.
Hingga peluit akhir berbunyi, skor 1-0 tak berubah. Persik membuktikan bahwa disiplin dan efisiensi mampu meredam agresivitas lawan. Persik pun kini mengoleksi 33 poin di posisi ke-12 dan Persita ada di urutan ketujuh dengan 41 poin.
Sementara itu di Bali, cerita yang tersaji justru berbanding terbalik. Bali United tampil seperti badai di babak kedua saat menjamu Malut United.
Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Ciro Alves di menit ke-32, Bali United tidak panik. Mereka merespons dengan cepat lewat penalti Teppei Yachida sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, permainan berubah drastis. Bali United meningkatkan tempo, menekan tanpa henti, dan mulai menunjukkan ketajaman di lini depan.
Gol dari Joao Ferrari membuka kran keunggulan, lalu disusul oleh Boris Kopitovic hanya empat menit berselang. Serangan mereka tak memberi ruang bagi Malut United untuk bernapas.
Pesta belum usai. Thijmen Goppel menutup malam dengan gol keempat, memastikan kemenangan telak 4-1 bagi Serdadu Tridatu.
Hasil ini membuat Bali United mengoleksi 39 poin di posisi kesembilan. Malut United duduk di urutan kelima dengan 46 poin. (her)










