INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Taruna Siaga Bencana (Tagana) dapat memperteguh komitmen kemanusiaan para relawan dalam melayani masyarakat terdampak bencana.
“Tagana merupakan salah satu garda terdepan dalam menangani kebencanaan. Peringatan HUT ke-22 Tagana ini jadi momentum meningkatkan kekompakan di antara mereka dalam melayani masyarakat,” kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Rabu (25/3/2026).
Khofifah menjelaskan bahwa kolaborasi antara Tagana dengan berbagai instansi seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) harus diperkuat demi meningkatkan ekosistem mitigasi serta penanggulangan kebencanaan yang semakin baik.
Dalam kegiatan tasyakuran HUT ke-22 Tagana yang dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi, Selasa (24/3/2026) itu, ia mendorong anggota Tagana untuk terus mengasah kemampuan dan meningkatkan kapasitas melalui pelatihan berjenjang serta pembaruan kompetensi yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan tantangan yang dihadapi Tagana terkait kebutuhan regenerasi relawan yang dinilainya membutuhkan perhatian khusus.
Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat lebih dari 400 anggota Tagana yang beralih tugas dan mendedikasikan diri untuk menjadi relawan dalam program Kementerian Sosial lain seperti Sekolah Rakyat.
“Akan ada rekrutmen dan pelatihan anggota baru. Selain itu, kami harap peran serta Tagana kabupaten/kota untuk turut menyiapkan regenerasi di daerah masing-masing,” kata Khofifah.
Ia pun berpesan agar Tagana di Jawa Timur dapat terus menjaga kekompakan agar mampu meningkatkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.
Sementara itu, Koordinator Tagana Jatim, Twiadi, memastikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kompetensi, mulai dari manajemen dapur umum, logistik, pengungsian hingga layanan dukungan sosial agar semakin siap melayani masyarakat terdampak bencana. (ney)








