• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Permintaan AS Ditolak, Sri Lanka Tak Izinkan Dua Jet Tempur Mendarat

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:03
in Internasional
Jet tempur F-35 US Air Force. Foto : Antara/Anadolu/aa.

Jet tempur F-35 US Air Force. Foto : Antara/Anadolu/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake, Jumat (20/3/2026), mengungkapkan bahwa negaranya menolak permintaan dari AS untuk mengizinkan dua jet tempurnya mendarat di Bandara Internasional Mattala, menurut media lokal.

Ketika berbicara di parlemen, Dissanayake mengatakan bahwa Kolombo telah menerima permintaan terpisah pada 26 Februari – satu dari Iran yang meminta izin bagi tiga kapal angkatan laut untuk melakukan kunjungan persahabatan, menurut laporan News 1st.

BacaJuga:

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Sedangkan permintaan satu lagi dari AS yang meminta izin pendaratan untuk dua pesawat tempur yang ditempatkan di dekat Djibouti untuk mendarat di Bandara Internasional Mattala, menurut laporan itu.

“Dengan dua permintaan di hadapan kami, keputusannya jelas,” katanya, seraya mencatat bahwa pemerintah menolak keduanya untuk menghindari berpihak karena tanda-tanda peningkatan konflik muncul secara internasional.

Menurut New York Times, AS ingin mendarat dan memarkir dua pesawat militer yang sarat dengan senjata dan amunisi di Sri Lanka hanya dua hari sebelum serangan pertamanya ke Iran.

Presiden itu menekankan bahwa memberikan akses kepada salah satu pihak dapat mengkompromikan sikap netral Sri Lanka dan berisiko menyeret negara itu ke dalam konflik yang lebih dalam.

Untuk melindungi netralitas Sri Lanka, izin ditolak untuk kedua permintaan tersebut, katanya.

Dia memperingatkan bahwa jika izin diberikan kepada pihak mana pun, hal itu dapat mengekspos lokasi-lokasi penting, termasuk Bandara Internasional Mattala dan Pelabuhan Kolombo, terhadap ketegangan geopolitik.

“Kami tidak akan melakukan itu,” kata Dissanayake, menegaskan kembali bahwa Sri Lanka tidak akan berada di bawah tekanan untuk meninggalkan netralitasnya.

Awal Maret, 104 pelaut Iran tewas dalam serangan AS di perairan internasional di lepas pantai selatan Sri Lanka ketika sebuah kapal selam AS menembak kapal perang Iran IRIS Dena di Samudra Hindia.
Kemudian, otoritas Sri Lanka mengatakan mereka menemukan 84 jenazah dari air dan menyelamatkan 32 pelaut, sementara yang lain masih hilang seperti dilansir Antara.

Beberapa hari kemudian, Sri Lanka mengevakuasi 208 kapal dari kapal Iran kedua, IRIS Bushehr, setelah kapal tersebut meminta bantuan dari Kolombo.
Kedua kapal tersebut sedang kembali dari latihan angkatan laut Milan Peace 2026 di India. (aro)

Tags: amerikaAS

Berita Terkait.

Nuklir
Internasional

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Kamis, 16 April 2026 - 12:01
Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran
Internasional

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Rabu, 15 April 2026 - 12:36
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Internasional

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 01:23
Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45
rusia
Internasional

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI-Rusia Terungkap

Selasa, 14 April 2026 - 09:55
bowo
Internasional

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2523 shares
    Share 1009 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.