INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Patra Niaga memperkuat keandalan distribusi energi nasional melalui digitalisasi sistem monitoring armada kapal berbasis teknologi Smartship.
Teknologi ini memungkinkan pemantauan operasional kapal secara real time dari pusat monitoring di darat.
Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, mengatakan saat ini sebanyak 70 kapal telah terintegrasi dalam sistem tersebut.
Menurut Arif, digitalisasi monitoring armada menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menjaga kelancaran distribusi energi di seluruh Indonesia.
Melalui sistem terintegrasi ini, perusahaan dapat memantau pergerakan kapal dan rute pelayaran, kondisi operasional kapal, dan faktor eksternal seperti cuaca.
“Hal ini membantu memastikan armada dapat beroperasi lebih efisien sekaligus menjaga kelancaran distribusi energi nasional,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (18/3/2026).
Teknologi IoT Kirim Data secara Berkelanjutan
Sistem Smartship menggunakan sensor berbasis Internet of Things (IoT) yang dipasang di kapal untuk mengirimkan data operasional secara terus-menerus ke pusat monitoring.
Data yang dipantau mencakup posisi dan rute kapal, kondisi cuaca, kecepatan kapal (slow speed), dan indikator efisiensi pelayaran.
Dari total kapal yang terintegrasi, sebanyak 22 kapal telah dilengkapi teknologi monitoring lebih canggih yang mampu memantau performa mesin, navigasi, hingga aktivitas kargo dan bunker.
Dukung “Preventive Maintenance”
Selain meningkatkan visibilitas operasional, data dari sistem Smartship juga dimanfaatkan untuk mendukung preventive maintenance.
Dengan sistem ini, potensi gangguan operasional dapat dideteksi lebih dini sehingga risiko gangguan distribusi energi bisa diminimalkan.
Di sisi lain, armada kapal yang terintegrasi juga memanfaatkan platform ShipManager dari DNV. Platform ini mendukung pengelolaan operasional kapal melalui berbagai modul seperti technical (Planned Maintenance System), HSSE, procurement, dan crewing.
Integrasi teknologi digital, sensor, konektivitas, serta pengolahan data berbasis cloud memungkinkan seluruh aktivitas kapal dipantau melalui dashboard secara menyeluruh.
Dukung Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026
Kapal-kapal tersebut juga menjadi bagian dari 345 armada yang disiagakan dalam operasional Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG tetap berjalan aman, andal, dan tepat waktu selama periode mudik Lebaran.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menambah jumlah kapal yang dilengkapi teknologi Smartship guna memperkuat sistem distribusi energi nasional. (dam)










