INDOPOSCO.ID – Kemuliaan bulan Ramadan membawakan kebahagiaan dan kehangatan dalam setiap momennya. Begitu juga yang dirasakan anak-anak dengan riuh tawanya saat mengikuti kegiatan Sahabat Berbagi Harapan Ramadan yang diselenggarakan Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa di Rumah Sakit Universitas Indonesia pada Jumat (13/3).
Berkolaborasi bersama RS UI, kegiatan ini diikuti 50 anak penyintas talasemia dengan menampilkan pertunjukan badut dan pesulap yang menghibur.
Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan keseruan dongeng tentang berpuasa oleh Kak Subhan Al-Bughuri. Kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan dalam kehangatan Ramadan untuk mendukung pasien yang tengah berjuang melawan penyakitnya.
“Karena pasien talasemia ini luar biasa perjuangannya, maka pada tahun ini Sahabat Berbagi Harapan Ramadan hadir untuk membersamai mereka dengan membawakan kebahagiaan dan berbagi. Apalagi sebagian besar penyintasnya anak-anak, sehingga kami juga ingin mendukung orang tua yang juga berjuang dalam mendampingi anak-anak mereka,” ujar Madroi, Koordinator Program Bimbingan Rohani Pasien LPM Dompet Dhuafa.
Gelak tawa bahagia anak-anak semakin meriah saat satu per satu di antara mereka diajak untuk turut serta dalam atraksi badut di depan panggung. Belum lagi beragam hadiah bermunculan di balik kantung badut.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategis RS UI, dr. Novita Dwi Istanti, menyatakan kolaborasi ini menjadi dukungan positif bagi pasien sehingga dapat merasakan kehangatan dalam kebersamaan.
“Kami bersyukur sekali dengan adanya kolaborasi ini dan pasien-pasien kami jadi senang juga ada kegiatan seperti ini. Jadi mereka merasa diterima oleh masyarakat sehingga tidak merasa terkucilkan,” ujarnya.
Sementara itu, Toifah, orang tua dari salah satu penyintas, mengaku begitu bahagia sekaligus haru bisa ikut serta dalam Sahabat Berbagi Harapan Ramadan LPM. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberinya semangat baru dengan bertemu dan berkumpul bersama teman seperjuangan.
“Masya Allah, pokoknya senang dan bahagia. Itu tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata bisa ikut kegiatan ini. Jadi membuat saya merasa bahwa ternyata bukan hanya anak saya saja yang berjuang, tetapi banyak. Ini memberi dukungan kepada saya. Kebetulan ini baru pertama mengikuti kegiatan seperti ini dan saya lihat anak saya juga sangat senang bisa bertemu dan bermain bersama badut,” ujarnya haru.
Ia juga mengungkapkan rasa harunya semakin terasa saat melihat buah hatinya, Saadah, tampak sangat ceria. Hal itu pun semakin menyadarkannya untuk lebih semangat dalam mendampingi sang anak.
“Alhamdulillah, meskipun sakit, Saadah ini sangat bahagia, tanggap, dan berani tampil bermain bersama badut tadi. Jadi saat melihatnya membuat saya merasa, anak yang sedang sakit pun bisa semangat seperti itu, berarti saya harus lebih semangat,” imbuhnya.
Kegiatan pun diakhiri dengan berbagi hadiah Ramadan, berbuka puasa bersama, serta shalat magrib berjamaah.
Tentang Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropi), dan wirausaha sosial. Selama lebih dari tiga dekade (32 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.
Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, serta memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah, dan ketentuan lainnya. (adv)










