INDOPOSCO.ID – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melaksanakan Survei Pelayanan Publik Masa Mudik Lebaran.
Menteri PAN-RB Rini mengatakan survei tersebut bertujuan menangkap pengalaman langsung masyarakat terhadap kualitas layanan transportasi yang mereka terima selama periode mudik. Hasil penilaian masyarakat nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara layanan.
“Survei ini mudah diakses melalui barcode. Masyarakat bisa langsung memberikan penilaian yang nantinya menjadi evaluasi bagi perbaikan layanan ke depan,” kata Rini dalam keterangan, Sabtu (14/3/2026).
Ia mengajak masyarakat untuk menyampaikan penilaian, aspirasi, maupun pengaduan melalui QR Code Survei Kepuasan Masyarakat serta kanal pengaduan nasional SP4N-LAPOR!.
Kampanye survei pelayanan publik ini akan dilakukan di berbagai titik strategis, termasuk stasiun besar di Jawa dan Sumatra, area di dalam kereta api, serta melalui media komunikasi milik PT KAI.
Rini menegaskan partisipasi masyarakat penting untuk memastikan pelayanan transportasi selama masa mudik tetap responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan pengguna.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pelayanan yang inklusif bagi kelompok rentan. Pemerintah memastikan layanan publik esensial seperti transportasi, kesehatan, dan keamanan tetap tersedia serta mudah diakses selama masa libur nasional dan cuti bersama.
Sementara itu, Direktur SDM dan Kelembagaan PT KAI (Persero), Atih Nurhayati, menyampaikan masa angkutan Lebaran 2026 berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Adapun masa posko angkutan Lebaran berlangsung selama 18 hari, yakni 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Ia menambahkan frekuensi perjalanan kereta api pada masa angkutan Lebaran 2026 meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. KAI juga meningkatkan dukungan sarana transportasi untuk melayani penumpang selama periode mudik.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah, KAI juga menghadirkan kembali program angkutan motor gratis (Motis) yang memungkinkan masyarakat mengirim sepeda motor menggunakan kereta api tanpa biaya.
“Program ini bertujuan membantu penumpang mengirimkan sepeda motor menggunakan kereta api sehingga perjalanan mudik menjadi lebih aman dan nyaman,” kata Atih.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini meninjau langsung layanan transportasi di Stasiun Gambir, Jakarta, untuk memastikan pelayanan publik tetap optimal menjelang arus mudik Idulfitri 2026. (nas)









