• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Jaringan Senjata untuk KKB Terbongkar, Satgas Damai Cartenz Tangkap 5 Tersangka di Jayapura

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:11
in Nasional
Amunisi berbagai kaliber dan senpi rakitan yang diamankan. Foto: ANTARA/HO-Satgas Damai Cartenz

Amunisi berbagai kaliber dan senpi rakitan yang diamankan. Foto: ANTARA/HO-Satgas Damai Cartenz

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim gabungan yang terdiri dari personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dan Polda Papua berhasil membongkar jaringan jual beli senjata api dan amunisi yang diduga akan dipasok kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Yahukimo dan Yalimo.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari penangkapan sejumlah pelaku di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura pada Kamis (12/3/2026).

BacaJuga:

Objek Terang dan Meluncur di Langit Lampung dan Banten, BRIN: Itu Sampah Antariksa

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

Kasatgas Humas Damai Cartenz, Yusuf Sutejo, mengatakan awalnya tim mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

“Dari delapan orang yang diamankan, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Yusuf di Jayapura, Sabtu (14/3/2026).

Lima Orang Jadi Tersangka

Kelima tersangka yang telah ditetapkan masing-masing memiliki peran berbeda dalam jaringan tersebut.

SP (38) diduga berperan sebagai pencari sekaligus pembeli senjata api rakitan dan amunisi.

OB (22) alias Bakuru disebut sebagai penyandang dana untuk pembelian senjata rakitan dan amunisi dengan nilai sekitar Rp122 juta.

Sementara YP (35) berperan sebagai penyumbang dana untuk pembelian amunisi senilai sekitar Rp13 juta.

Tersangka MKM (39) diduga membantu mempertemukan pihak pembeli dengan penjual senjata api rakitan serta mengatur proses pengantaran.

Sedangkan DK (35) berperan sebagai perantara dalam transaksi jual beli senjata api dan amunisi.

Adapun tiga orang lainnya yang sempat diamankan masih berstatus sebagai saksi karena perannya masih didalami oleh penyidik.

Polisi Sita Senjata dan Ratusan Amunisi

Dalam operasi tersebut, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas jaringan tersebut.

Barang bukti yang disita antara lain 1 pucuk senjata api rakitan laras panjang, 298 butir amunisi berbagai kaliber, 5 buah magasin senjata, beberapa unit telepon genggam, serta tas dan dokumen identitas para pelaku.

Modus Kirim Orang dari Pegunungan

Menurut Yusuf, jaringan tersebut menggunakan modus dengan mengirim beberapa orang dari wilayah pegunungan menuju Jayapura.

Tujuannya adalah mencari pihak yang dapat menyediakan senjata api dan amunisi.

Setelah senjata dan amunisi berhasil diperoleh, barang tersebut kemudian akan dibawa kembali ke wilayah operasi kelompok bersenjata di daerah pegunungan Papua.

Kasus ini masih terus dikembangkan oleh penyidik untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam pemasokan senjata kepada kelompok bersenjata di Papua. (dam)

Tags: kkbOperasi Damai CartenzPapua

Berita Terkait.

Objek-Terang
Nasional

Objek Terang dan Meluncur di Langit Lampung dan Banten, BRIN: Itu Sampah Antariksa

Minggu, 5 April 2026 - 10:31
ptkin
Nasional

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Minggu, 5 April 2026 - 00:30
RW
Nasional

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

Sabtu, 4 April 2026 - 21:13
Jemaah-haji
Nasional

Pemerintah Ingatkan Masyarakat tak Tergiur Tawaran Jalur Haji Tidak Resmi

Sabtu, 4 April 2026 - 20:05
Penumpang-Kereta
Nasional

10 Kota Jadi Tujuan Favorit pada Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 17:11
Nanik-S.-Deyang
Nasional

60 Siswa Keracunan MBG di Jaktim, BGN Akui Operasikan Dapur Tak Layak

Sabtu, 4 April 2026 - 15:26

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.