• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

ENTREV dan Kementerian ESDM Mendorong Pentingnya Standarisasi Teknik dan Keselematan Ketenagalistrikan (K2) dalam Ekosistem Kendaraan Listrik

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 13 Maret 2026 - 12:26
in Ekonomi
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – ENTREV, program kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dan United Nations Development Programme (UNDP), mengapresiasi meningkatnya sentimen positif masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Hal ini tercermin dalam studi Drivers of Change yang dilakukan oleh Inchcape di kawasan Asia-Pasifik, yang menunjukkan bahwa 88 persen responden di Indonesia memandang kendaraan elektrifikasi secara positif melampaui rata-rata negara lain di kawasan. Temuan ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat mulai melihat kendaraan listrik sebagai bagian dari masa depan mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Evaluasi dan Penyempurnaan Aspek Keselamatan Infrastruktur KBLBB di Indonesia.” yang diselenggarakan pada 12 Maret 2026 oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan melalui Proyek Enhancing Readiness for the Transition to Electric Vehicles in Indonesia (ENTREV). Dalam FGD ini, Direktur Teknik dan Lingkungan, Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Eri Nurcahyanto menyampaikan pentingnya kegiatan ini dengan menjadikan ruang diskusi bagi para pemangku kepentingan untuk membahas Identifikasi isu dan tantangan terkait standar teknis dan keselamatan ketenagalistrikan (K2) untuk sistem pengisian daya dan instalasi pendukung, sehingga dapat menjadi masukan terhadap pembaharuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 tahun 2023 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sekaligus mendorong percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

BacaJuga:

Pertamina Drilling Buktikan Keandalan Operasi, Sumur AMJ Maju Berproduksi 410,4 BOPD

Menkop: Koperasi Jadi Pilar Masa Depan Ekonomi Generasi Muda

PHE Selesaikan Survei Seismik 3D di Selat Makassar Lebih Cepat dari Target

Dalam FGD juga disampaikan adanya kenyataan di lapangan bahwa optimisme publik terhadap kendaraan listrik terus tumbuh seiring semakin beragamnya pilihan kendaraan ramah lingkungan yang tersedia di pasar. Selain mobil listrik berbasis baterai, kendaraan hybrid dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) juga semakin dikenal oleh masyarakat sebagai alternatif yang menjembatani kebutuhan efisiensi sekaligus keberlanjutan.

Dalam keterangan terpisah, Bagus Susanto Interim Managing Director Inchcape Indonesia, menyampaikan bahwa tren ini menunjukkan arah perubahan yang semakin jelas dalam preferensi konsumen.

“Tingkat sentimen positif sebesar 88 persen mencerminkan kepercayaan publik terhadap arah elektrifikasi. Ini menjadi indikasi bahwa masyarakat mulai melihat kendaraan elektrifikasi sebagai solusi mobilitas masa depan yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Bagus Susanto.

Meski demikian, studi tersebut juga mencatat bahwa sejumlah faktor masih menjadi pertimbangan utama bagi konsumen sebelum memutuskan untuk membeli kendaraan listrik. Faktor harga menjadi pertimbangan bagi sekitar 58 persen responden, diikuti oleh daya tahan baterai sebesar 40 persen, serta ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang disebut oleh 34 persen responden. Data ini menunjukkan bahwa minat terhadap kendaraan listrik terus tumbuh secara bertahap, sejalan dengan perkembangan ekosistem pendukungnya.

Menanggapi hal tersebut, Nasrullah Salim, ENTREV National Project Manager, menilai bahwa meningkatnya persepsi positif masyarakat merupakan modal sosial yang penting untuk mendorong percepatan transformasi sektor transportasi di Indonesia.

Beliau menambahkan, dalam fase transisi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan, pendekatan yang adaptif dan inklusif menjadi kunci dan aspek keselamatan ketenagalistrikan (K2) harus dijadikan standar utama dalam penyediaan infrastruktur pengisian listrik.

Oleh karena itu, ENTREV mendorong kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia untuk memenuhi standar teknis dan keselamatan ketenagalistrikan. Sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap elektrifikasi, dan menjadikan Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk mempercepat transisi menuju sistem transportasi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan di masa depan. (her)

Tags: ENTREVkementerian esdmKendaraan Listrik

Berita Terkait.

Rig-PDSI
Ekonomi

Pertamina Drilling Buktikan Keandalan Operasi, Sumur AMJ Maju Berproduksi 410,4 BOPD

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:24
Menkop-RI
Ekonomi

Menkop: Koperasi Jadi Pilar Masa Depan Ekonomi Generasi Muda

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:02
kapal
Ekonomi

PHE Selesaikan Survei Seismik 3D di Selat Makassar Lebih Cepat dari Target

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:53
ip
Ekonomi

Bangun Ekosistem Hidrogen Nasional, PLN IP Perluas Kolaborasi Global di GHES 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:13
serli
Ekonomi

Ekonomi Maluku Utara Tumbuh 19,64 Persen, BTN Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:43
Mazda Mantapkan Langkah di Indonesia, Resmikan Pabrik Perakitan Berstandar Global
Ekonomi

Mazda Mantapkan Langkah di Indonesia, Resmikan Pabrik Perakitan Berstandar Global

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:14

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3045 shares
    Share 1218 Tweet 761
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.