INDOPOSCO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan dukungan penuh terhadap pernyataan Menteri Luar Negeri Sugiono untuk menghentikan sementara seluruh pembahasan implementasi dalam Board of Peace (BoP).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Muhammad Kholid mengatakan langkah penghentian sementara seluruh pembahasan implementasi dalam BoP merupakan sikap yang tepat dan bermartabat dari pemerintah Indonesia.
“Kita tidak mungkin bicara tentang meja perdamaian (BoP), ketika salah satu pihak yang terlibat justru bertindak sebagai agresor yang memantik dan memperluas api peperangan,” kata Kholid di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, Indonesia tidak akan membiarkan diplomasi dijadikan sekadar tameng bagi tindakan militer yang destruktif.
“PKS juga menyatakan dukungan terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan kesiapan Indonesia untuk keluar dari forum BoP, jika forum tersebut tidak berpihak pada kepentingan dan kemerdekaan Palestina,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa bagi bangsa Indonesia, kemerdekaan Palestina merupakan amanat konstitusi yang tidak dapat ditawar.
“Jika BoP tidak lagi mengarah pada keadilan bagi Palestina, maka keluar dari BoP adalah sebuah keharusan moral dan politik,” ujarnya.
Kholid menekankan pentingnya Indonesia tetap konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Indonesia, menurutnya, tidak boleh terseret dalam kepentingan kekuatan global mana pun yang mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.
“Sikap bebas aktif berarti kita bebas menentukan kawan berdasarkan kebenaran, dan aktif berupaya menghapuskan penjajahan di atas dunia,” katanya.
“Solidaritas internasional harus kita bangun untuk memastikan bahwa tidak ada tempat bagi pelanggar kedaulatan di forum-forum terhormat dunia,” sambungnya.
Ia menegaskan bahwa diplomasi Indonesia harus tetap berlandaskan pada nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap perdamaian dunia.
“Diplomasi kita adalah diplomasi kemanusiaan. Sebagaimana kita menghitung setiap nyawa di Gaza, kita pun peduli pada stabilitas kawasan Timur Tengah secara luas,” tuturnya. (nas)









